Mendagri Minta Pemda Realokasi Anggaran untuk Covid-19

Mendagri Minta Pemda Realokasi Anggaran untuk Covid-19
PERISTIWA | 23 April 2020 09:31 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan kepada para pemerintah daerah agar melakukan refocusing dan realokasi anggaran. Hal tersebut bertujuan untuk penanganan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19.

Menurut Tito hal tersebut sudah berjalan dengan baik. Salah satunya yaitu daerah Jawa Barat yang sudah mengalokasikan anggaran untuk penangan corona mulai dari penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi terutama menjaga agar dunia usaha daerah masing-masing tetap hidup, dan penyediaan jaring pengamanan sosial (social safety net).

"Nah kemudian kita melihat bahwa setelah ada refocusing anggaran sesuai dengan instruksi dari pusat, kita melihat bahwa daerah yang mengalokasikan anggarannya," kata Tito dalam keterangan pers dan disampaikan saat memberikan arahan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat 2021 melalui video conference, Rabu (23/4).

Adapun beberapa daerah yang sudah merelokasi anggarannya. Salah satunya yaitu Jawa Barat yang jadi peringkat lima besar.

"Jabar termasuk 5 besar yang mengalokasikan (anggaran penanganan) Covid untuk kesehatan, social safety net, dan membantu dunia usaha tetap hidup, yaitu Rp8 triliun lebih," ungkap Tito.

Kemudian DKI Jakarta pun kata dia sudah merealokasikan anggarannya untuk penanganan Covid-19. Namun presentase tertinggi menurut Tito, Jawa Barat masih di posisi tertinggi.

"Provinsi Jabar, kemudian hanya sedikit di bawah DKI, tetapi kalau dilihat persentase dibandingkan APBD Jabar pada posisi tertinggi," kata Tito.

Baca Selanjutnya: Pertimbangkan Penyusunan RKPD...

Halaman

(mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami