Mendagri Petakan Daerah Merah Radikalisme dari Sumatera Hingga Papua

PERISTIWA | 16 Oktober 2019 13:09 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo beberapa daerah yang menjadi titik rawan penyemaian benih radikalisme terorisme. Pasalnya, keduanya menjadi ancaman bangsa setelah 74 tahun negara ini merdeka.

"Mencermati perkembangan, tantangan yang paling berat dihadapi sekarang adalah radikalisme-terorisme. Dari Sabang sampai Merauke telah merasuk di situ," kata Tjahjo di Jakarta, Rabu (16/10).

Dia pun menuturkan, daerah-daerah tersebut meliputi Pulau Sumatera, sebagian Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Papua.

"Daerah-daerah merah radikalisme-terorisme muncul mulai dari pulau Sumatera, masuk provinsi Banten sebagian, masuk Jakarta, masuk beberapa Jabar, Jateng, Jatim, sampai NTT dan Papua. Ini paham radikalisme terorisme cukup merisaukan kita," ungkap Tjahjo.

Tjahjo meminta Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di daerah untuk mencermati radikalisme-terorisme. Menurut dia, radikalisme-terorisme adalah musuh utama bangsa Indonesia saat ini.

"Musuh utama kita adalah radikalisme-terorisme ini harus kita lawan. Kesbangpol tolong cermati dan monitor hal ini," jelas Tjahjo.

Reporter: Putu Merta

Baca juga:
Tangkal Radikalisme, BPIP Minta Wawasan Pancasila Masuk dalam Tes CPNS
Penusukan Wiranto, Universitas Mathla'ul Anwar Tolak Dikaitkan dengan Radikalisme
Buntut Penangkapan Anggota JAD di Bali, Polisi Perketat Keamanan Lokasi Wisata
GP Ansor Ajak Warga Laporkan Ajakan Radikalisme Pasca Penusukan Wiranto
Hasto: Jangan Ragu-ragu Tindak Aktor Intelektual di Belakang Gerakan Radikalisme
Menag Lukman Hakim: Peran Santri Menghentikan Radikalisme Never Ending

(mdk/rhm)