Mendagri Sebut 1.097 BUMD Air Minum di Seluruh Indonesia Rugi

PERISTIWA | 28 Agustus 2019 14:41 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo ingin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengalami keuntungan dan sehat agar pertumbuhan di daerah dapat maju. Hal itu ia katakan usai menghadiri acara Rakornas Keuangan Daerah Tahun 2019.

"Saya selama lima tahun kurang satu bulan itu sudah menemukan hampir di atas 70 persen BUMD di seluruh Indonesia itu rugi, yaitu air minum PDAM," katanya di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat, Rabu (28/8).

Dia mengaku, telah melaporkan adanya kerugian tersebut kepada kepada Presiden Joko Widodo hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Ini kalau enggak disubsidi oleh pemerintah pusat ini collapse, karena rugi semua, bahkan hampir Rp5 triliun kita mensubsidi 70 persen PDAM seluruh Indonesia yang rugi," ujarnya.

"Padahal masa air kok bisa rugi, DKI saja ya rugi. Makanya, forum ini sudah dua tiga kali kita adakan untuk memperkuat itu," tambah politikus PDIP itu.

Tjahjo menjelaskan, 1097 BUMD yang telah mengalami kerugian. Dengan adanya hal tersebut, ia mengharapkan, pemerintah daerah tidak lagi mengajukan perusahaan air..

"Sudah banyak 1097 BUMD, sudah banyak yang rugi masih mengajukan lagi BUMD. Saya kira ini sesuatu yang harus dicegah, kami berpartner dengan OJK udah MOU juga dengan OJK sekian," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Lukas Enembe Temui Gubernur Jatim & Mahasiswa Papua Setelah Izin Presiden
Cerita Mendagri Nebeng Pengawal Akibat Mobil Dinas Mogok
Mendagri Wajibkan Kepala Daerah Terima Unjuk Rasa Warga Papua
Mendagri Tjahjo Kumolo dan Mensos Agus Gumiwang Sambangi KPK
Sambangi KPK, Mendagri dan Mensos Bahas Bantuan Sosial
Strategi Pemerintah Pusat Selesaikan Konflik Papua
Soal Pin Emas DPRD DKI Jakarta, Mendagri Minta Jangan Terlalu Dipaksakan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.