Mendagri tegaskan warga korban gempa & tsunami Palu tak jarah minimarket

PERISTIWA | 30 September 2018 12:58 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, mengatakan, kabar ada warga korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menjarah, sepengetahuannya tidak benar.

"Bandara kondisi runtuh, tidak ada yang tunggu, listrik mati, halaman bandara buat pengungsi. Ada toko di bandara gang rusak akibat gempa. Makanan, minuman berhamburan, kemudian diambil masyarakat. Jadi bukan penjarahan. Saya melihat kejadian itu. Halaman bandara depan kosong, tidak ada yang jaga. Demikian yang saya tahu," ucap Tjahjo saat dikonfirmasi, Minggu (30/9).

Dia menegaskan, sampat sekarang telekomunikasi belum normal. Sehingga belum bisa memberikan kabar rutin terkait informasi yang disana.

Meski demikian, politisi PDIP itu, mengatakan, pihak pemerintah pusat tengah melakukan Rapat Koordinasi.

"Rakor siang hari dan peninjauan lapangan dipimpin Menko Polhukam, Panglima TNI, Wakapolri, Kepala Basarnas, Menteri Perhubungan, Menteri Sosial, Menkominfo, Pangkostrad, dan lainnya," katanya.

Reporter: Putu Merta
Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Mendagri minta Pemda beli barang di toko untuk dibagikan ke korban gempa
Mendagri bertolak ke Palu koordinasi penanganan gempa
Masuk tim kampanye nasional Jokowi, Mendagri mengaku belum dapat SK
Keputusan adat, Mendagri tetapkan ibu kota Maybrat di Kumurkek
Mendagri soal Edy Rahmayadi rangkap jabatan: Enggak ada masalah
Mendagri: ASN harus netral, jangan ikut kepala daerah dukung capres-cawapres

(mdk/rhm)