Mengeluh Diare, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Corona lalu Meninggal

Mengeluh Diare, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Corona lalu Meninggal
PERISTIWA | 10 Juli 2020 19:28 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - HS (58), wanita warga Kalimantan Selatan di Samarinda, Kalimantan Timur, yang juga pasien positif Covid-19 meninggal dunia di RS Haji Darjad Samarinda. Awalnya pasien itu sakit diare. Jenazah akhirnya dibawa ke Kalsel untuk dimakamkan.

Keterangan diperoleh merdeka.com, pasien itu meninggal sekira pukul 09.00 WITA. Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Samarinda, tiba di RS Haji Darjad lengkap berbaju hazmat, berencana untuk memakamkan jenazah di Samarinda, sesuai protokol Covid-19.

"Kami dapatkan informasi dari Dinkes Samarinda, ada pasien hasil swab positif meninggal," kata petugas Gugus Tugas Covid-19 Kota Samarinda, Ifran ditemui di sekitar RS Haji Darjad Jalan Dahlia, Samarinda, Jumat (10/7).

Diterangkan Ifran, dari identitasnya, pasien meninggal itu tercatat sebagai warga Kalimantan Selatan. "Pasien ini adalah perempuan. Kalau dari identitasnya, warga Banjarbaru. Ke sini jalan-jalan di Samarinda, tempat keluarganya," ujar Ifran.

Belakangan diketahui pasien itu awalnya masuk RS Haji Darjad dengan keluhan gejala Covid-19 umumnya, seperti sesak napas, sakit tenggorokan dan demam. "Keluhan awal masuk adalah diare," sebut Ifran.

Namun demikian, rencana tim Gugus Tugas untuk memakamkan di Samarinda mengacu protokol Covid-19 batal, setelah tarik ulur dengan pihak keluarganya, hingga lebih dari 4 jam.

Padahal, sesuai protokol pemakaman jenazah kasus Covid-19, pemakaman harus dilaksanakan kurang dari 4 jam. Pantauan merdeka.com, ambulans meninggalkan RS Haji Darjad Samarinda menuju ke Kalimantan Selatan sekira pukul 18.30 WITA. Diperkirakan, jenazah akan tiba dalam waktu 12 jam ke depan.

"Iya, dibawa Banjar," kata petugas BPBD Samarinda di lokasi RS Haji Darjad malam ini.

Kota Samarinda di tengah implementasi masa relaksasi tahap III, hari ini mencatatkan penambahan lima kasus positif Covid-19 baru. Sehingga total menjadi 78 kasus. Di mana sembuh dari Covid-19 ada 60 kasus, dan total kasus positif Covid-19 meninggal ada 3 kasus. (mdk/cob)

Baca juga:
Doni Monardo Soal Klaster Secapa AD: 17 Dirawat, Sisanya Beraktivitas Biasa
385 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUP Persahabatan
Puluhan Personel TNI Positif Corona, Pusdikpom Kodiklat AD di Cimahi Ditutup
Gugus Tugas Covid-19 Periksa Lokasi Aktivitas Perekonomian Sekitar Secapa AD
Cirebon Izinkan Seniman Beraktivitas dengan Syarat Patuhi Protokol Kesehatan
Dana PEN UMKM Terancam Tak Terserap Sempurna Karena Minimnya Akses UKM Ke Perbankan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami