Mengenal HEPA, Protokol Kesehatan di Pesawat

Mengenal HEPA, Protokol Kesehatan di Pesawat
Pesawat Garuda Indonesia dengan Masker Motif Barong. ©2020 Garuda Indonesia
PERISTIWA | 8 November 2020 07:35 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Bepergian selama masa pandemi Covid-19, masih membuat masyarakat khawatir tertular virus selama perjalanan. Untuk memastikan masyarakat aman dari potensi penularan virus, sejumlah protokol kesehatan ketat diterapkan di berbagai moda transportasi seperti pesawat terbang.

Maskapai Garuda Indonesia menerapkan rangkaian ketat untuk mengangkut penumpang yang akan bertolak ke satu daerah. Jika sebelum pandemi, rata-rata calon penumpang tiba di bandara langsung mencetak tiket boarding. Kini, calon penumpang perlu datang lebih awal dari jadwal check in.

Hal ini dikarenakan calon penumpang wajib memperlihatkan bukti sehat mereka saat terbang. Bukti yang diserahkan berupa hasil rapid test.

"Saya boarding jam 11.30 WIB tapi sudah tiba di bandara jam 09.00 WIB karena harus ada pemeriksaan dokumen rapid test dulu. Antisipasi agar tidak mepet waktu, jadi datang lebih awal," ucap Nur, calon penumpang yang hendak bertolak ke Bali.

Calon penumpang terlebih dahulu mengantre untuk dilakukan pemeriksaan dokumen kesehatan. Selama mengantre, pihak manajemen Garuda Indonesia memberikan tanda agar calon penumpang tetap menerapkan jaga jarak.

Tidak hanya itu, manajemen maskapai pelat merah itu juga menyediakan fasilitas steril untuk tangan. Alat yang disediakan pun menggunakan sensor, sehingga, saat mensterilkan tangan tak perlu lagi ada kontak tangan dengan benda-benda yang digunakan umum.

Baca Selanjutnya: Penerapan protokol kesehatan juga terjadi...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami