Mengenang 50 inisiatif Presiden Soeharto dalam pameran

PERISTIWA » MALANG | 15 Maret 2016 15:54 Reporter : Kresna

Merdeka.com - Memperingati 50 tahun Supersemar, yayasan Kajian Cita Bangsa menggelar pameran sehari 50 inisiatif Soeharto di UC UGM, Selasa (15/3). Pameran tersebut berisi 50 jasa-jasa Soeharto selama dia menjadi presiden Indonesia.

Panitia Pelaksana Pameran, Gunawan Wahyu Widodo menjelaskan pameran itu digelar dengan mengambil momentum 50 tahun Supersemar. Lewat pameran itu mereka ingin menceritakan kembali prestasi Soeharto.

Pameran jasa-jasa Soeharto ©2016 merdeka.com/kresna

"Prinsipnya ini momentum 50 tahun, kami ingin menceritakan prestasi beliau semasa menjadi Presiden," katanya pada wartawan, Selasa (15/3).

50 Inisiatif itu dipilih berdasarkan peranan besar Soeharto. Beberapa inisiatif Soeharto yang dipamerkan yakni keberhasilan membuka mata dunia terkait keberadaan Indonesia, membubarkan PKI dan melarang komunisme, mencerdaskan bangsa dengan buku, menyederhanakan jumlah partai politik dan mendirikan 999 masjid.

Pameran jasa-jasa Soeharto ©2016 merdeka.com/kresna

"50 ini kami pilih yang paling berpengaruh besar. Karena banyak lagi inisiatif dan jasa beliau," tambahnya.

Meski demikian, pameran ini tidak bermaksud ikut dalam polemik Supersemar. Mereka hanya ingin kembali menghidupkan ingatan masyarakat, bahwa Soeharto dengan kontroversinya pernah memberikan jasa bagi Indonesia.

Pameran jasa-jasa Soeharto ©2016 merdeka.com/kresna

"Soal polemik itu biarkan saja, yang jelas kami ingin bercerita. Misalnya kebijakan repelita itu adalah inisiatif yang baik dalam pembangunan, tentu ini fakta yang ada," tegasnya.

Pameran ini akan digelar di beberapa kota yakni Solo, Malang dan Bandung. Selain pameran, mereka juga menggelar diskusi tentang peranan Soeharto. "Kita roadshow, supaya bisa merata di kota-kota di Indonesia," pungkasnya. (mdk/hhw)


50 Tahun Supersemar, misteri terbesar kekuasaan Soeharto
Supersemar, Soekarno ditodong pistol jenderal utusan Soeharto?
Caketum Golkar Airlangga janjikan Soeharto jadi pahlawan nasional
Zaman Presiden Soeharto tak ada menteri berani umbar ribut ke publik
Perlu memeriksa Rumah Cendana untuk mencari Supersemar
Politisi PKS sebut Soeharto lakukan deparpolisasi, Ahok tidak

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.