Mengintip Fasilitas RS Darurat Corona di Wisma Atlet

Mengintip Fasilitas RS Darurat Corona di Wisma Atlet
PERISTIWA | 28 Maret 2020 06:05 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pemerintah memutuskan Wisma Atlet Kemayoran menjadi Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19. Wisma Atlet mulai beroperasi menangani pasien sejak Senin, 23 Maret 2020 lalu.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan Wisma Atlet diperuntukkan bagi pasien positif terinfeksi Covid-19 namun mengalami gejala ringan. Bagi pasien yang hendak dirawat di Wisma Atlet harus terlebih dahulu memeriksakan diri di rumah sakit lain.

Setelah dinyatakan positif terjangkit Covid-19 usai menjalani rapid test dan pemeriksaan swab, baru pasien dirujuk ke Wisma Atlet. Di rumah sakit darurat ini, pemerintah sudah menyiapkan sejumlah fasilitas bagi pasien dan tenaga medis.

Berikut fasilitasnya:

1 dari 5 halaman

Disediakan Ruang Santai

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, ada empat tower yang akan digunakan untuk kepentingan penanganan Covid-19. Yakni tower 1, 3, 6, dan 7.

Menurut Erick pihaknya akan membagi masing-masing tower Wisma Atlet untuk kepentingan yang berbeda. Tower 1 akan menjadi lokasi posko bagi petugas Satgas yang menangani pandemi Virus Corona.

Tower 3 akan difokuskan untuk tempat istirahat tenaga medis. Sementara tower 6 dan 7 untuk pasien yang dilengkapi dengan ruang santai atau refreshing.

"Tower 6 dan 7 kita akan fokuskan khusus ke pasien. Di sana akan dilengkapi ruang ICU, ruang refreshing dan ruang rawat pasien. Pintunya ada dua dan dalam pengawasan," ujar Erick di Jakarta, Jumat (20/3).

2 dari 5 halaman

Ada 4 Juta Masker

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan Wisma Atlet Kemayoran yang akan dijadikan rumah sakit darurat penanganan corona dapat menampung hingga 22.200 pasien. Kapasitas itu tercapai bila seluruh menara di Wisma Atlet digunakan untuk perawatan.

"Kalau sepuluh tower dipakai, itu jumlah yang bisa dirawat di sana itu sekitar 22.200 orang, hari Senin besok ini bisa dipakai 2.400 kamar," kata Fadjroel dalam wawancara di radio MNC Trijaya FM pada Sabtu (21/3).

Saat ini, Fadjroel menyebut pemerintah sedang menyiapkan alat-alat kesehatan yang akan digunakan oleh dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya. Bahkan, Menteri BUMN Erick Thohir sedang menyiapkan 4 juta masker yang bakal didistribusikan pada akhir Maret 2020.

"Pemerintah berupaya menyediakan sekarang seperti masker, APD, ventilator mekanik, segala macam itu. Sekarang sedang diupayakan Pak Menteri BUMN," ujarnya.

3 dari 5 halaman

1.600 Tempat Tidur untuk Pasien

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan 1.600 tempat tidur untuk pasien corona di Wisma Atlet.

"Di Wisma Atlet sendiri, terdapat sekitar 1.600 tempat tidur yang siap digunakan untuk pasien positif Covid-19 yang dirujuk ke tempat tersebut," kata Agus di Jakarta, Senin (23/3).

4 dari 5 halaman

Ada 155 Personel Kesehatan TNI AD

Markas Besar Angkatan Darat Pusat Kesehatan pada Minggu (22/3), telah mengirimkan 155 personel kesehatan angkatan darat ke RS Darurat Penanganan Covid-19 di Kemayoran. Mereka terdiri dari 11 dokter spesialis, 30 dokter umum, 1 apoteker, 3 asisten apoteker, 5 analis laboratorium, 5 penata rontgen, 50 perawat umum, 50 personel nonmedis.

Mereka akan bertugas selama 1 bulan, sesuai surat nomor B/882/III/2020 tertanda Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat, Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono.

5 dari 5 halaman

566 Anggota Satgas Covid-19

Tiga satuan tugas (satgas) yang terdiri dari 566 orang disiapkan untuk mendukung operasi Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet Kemayoran. Satgas pertama bertugas sebagai pendamping yang terdiri dari tenaga medis yang menangani langsung di ring.

Satgas kedua terdiri dari para pendukung tim utama untuk kebutuhan dapur dan makanan dari Kodam dan dari Kogabwilhan I. Lalu, Satgas ketiga adalah anggota pengaman yang terdiri dari Marinir, Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan Pasukan Khas (Paskhas).

"Sehingga nanti ketika satgas tersebut secara terpadu dapat melaksanakan operasional penanganan COVID-19 ini yang dipimpin oleh Pangdam Jaya," kata Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono di BNPB, Jakarta, Senin (23/3). (mdk/eko)

Baca juga:
Tiga Kriteria Pasien yang Diterima RSD Wisma Atlet
Pasien Keluhkan Minimnya Fasilitas Hiburan di RS Darurat Wisma Atlet
Pemerintah akan Tambah Dua Tower Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19
Dua PDP Virus Corona di Cianjur Dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran
Hasil Rapid Test Positif Covid-19, ABG Asal Parungpanjang Dirujuk ke Wisma Atlet
RS Darurat Corona Wisma Atlet Hanya Bisa Terima Pasien 15 Tahun ke Atas

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami