Meninggal Akibat Covid-19, Bupati Berau Muharram Dimakamkan di Balikpapan

Meninggal Akibat Covid-19, Bupati Berau Muharram Dimakamkan di Balikpapan
PERISTIWA | 22 September 2020 22:33 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Bupati Berau Muharram meninggal hari ini, dalam perawatan isolasi Covid-19 di RS Pertamina Balikpapan. Jenazahnya urung dimakamkan di kampung halamannya di Berau, melainkan di Balikpapan.

Keterangan diperoleh, jenazah Muharram, dimakamkan di KM 15 Balikpapan-Samarinda, sebagai areal pemakaman khusus kasus pasien Covid-19, oleh tim Satgas Covid-19 kota Balikpapan sekira pukul 21.00 Wita malam ini.

"Di Balikpapan (pemakaman almarhum Bupati Muharram)," kata Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (22/9) malam.

Sesuai aturan, jenazah kasus Covid-19 harus dimakamkan maksimal 4 jam. Kepastian pemakaman di Balikpapan, diperoleh dari Pemkot Balikpapan. Dalam hal ini, Satgas Covid-19 Kota Balikpapan.

"Iya (kepastian pemakaman dari Pemkot Balikpapan)," singkat Agus Tantomo membenarkan.

Dalam penjelasan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Iswahyudi menyatakan, Bupati Muharram dirawat 13 hari di Balikpapan, dengan status positif Covid-19 berkode Berau 199.

"Selama menjalani perawatan mengalami perburukan pada 13 September 2020. Kemudian sempat membaik dan kembali mengalami perburukan pada 22 September 2020 yang akhirnya mengalami gagal nafas," sebut Iswahyudi.

Dia menerangkan, tim medis RS Pertamina Balikpapan telah berupaya maksimal meningkatkan kondisi Bupati Muharram. "Tapi pneumonia berat yang disebabkan Corona Virus atau Covid-19, telah menyerang keseluruhan paru dan disertai Comorbid yang diderita, maka beliau tidak dapat diselamatkan," kata Iswahyudi. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami