Menkes Budi: Anggaran Vaksin Covid-19 Mencapai Rp66-75 Triliun

Menkes Budi: Anggaran Vaksin Covid-19 Mencapai Rp66-75 Triliun
Budi Gunadi Sadikin. ©2020 Istimewa
PERISTIWA | 14 Januari 2021 12:28 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, prediksi anggaran pengadaan vaksin Covid-19 mencapai Rp66-75 triliun. Prediksi itu berdasarkan rencana pembelian vaksin Covid-19 dari Sinovac, Novavax, AstraZeneca Pfizer dan sebagainya.

"Kemarin sudah ada diskusi di kabinet dan ancer-ancer angkanya sudah dihitung oleh Kementerian Keuangan antara Rp66-75 triliun," katanya dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (14/1).

Angka itu masih bisa berubah tergantung berapa dosis vaksin gratis dari COVAX/GAVI. Sebelumnya, Indonesia dipastikan bisa mendapat sekitar 54 juta dosis. Menkes Budi menjelaskan, sedang diusahakan tambahan menjadi total 108 juta dosis.

"Tergantung berapa banyak yang kita bisa dapat dari Gavi karena dari Gavi itu gratis," ujarnya.

Sementara ini, untuk vaksin Sinovac digunakan anggaran sebesar Rp20,9 triliun. Sebab untuk pengadaan dari produsen vaksin lainnya belum masuk dari Bio Farma.

"Anggarannya sudah ada kita masukkan, tapi itu baru sekitar 20,9 triliun, usulan anggaran baru ini hanya untuk yang Sinovac saja, karena memang yang lainnya waktu itu angkanya belum sempat masuk dari Biofarma," tutup Budi. (mdk/fik)

Baca juga:
Raffi Ahmad Minta Maaf Abai Protokol Kesehatan Usai Disuntik Vaksin Covid-19
Menkes Jelaskan Alasan Penyintas Covid-19 Tidak Menjadi Penerima Vaksinasi
Satgas Covid-19 ke Raffi Ahmad: Sudah Divaksin Harus Patuhi Protokol Kesehatan
Menkes Budi Akui Data Penerima Vaksin Covid-19 Belum Sempurna
Wamenkes: Mudah-mudahan Tak Ada Kejadian Ikutan Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami