Menkes Budi Gunadi Sebut Pandemi Covid-19 Titik Balik Perubahan Cara Hidup

Menkes Budi Gunadi Sebut Pandemi Covid-19 Titik Balik Perubahan Cara Hidup
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. ©2020 Istimewa
PERISTIWA | 23 Januari 2021 14:16 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi titik balik seluruh elemen melakukan perbaikan dan cara hidup. Kehidupan normal yang baru menurutnya harus dibiasakan sejak dini, agar tidak lagi gagap menghadapi pandemi.

Menurutnya, dengan perubahan cara hidup dan pembiasaan praktik preventif alih-alih kuratif, akan ada banyak keuntungan yang diperoleh masyarakat. Selain hidup lebih sehat, produktivitas dan biaya untuk mengatasi masalah kesehatan akan berkurang.

"Cara hidup sebelum dan sesudah pandemi akan berbeda. Kita harus menerima itu meski sulit untuk dilakukan," kata Budi saat menyampaikan pidato dalam diskusi yang digelar oleh Harvard Club of Indonesia (HCI) secara daring, yang dikutip pada Sabtu (23/1).

Dia mengamini, perubahan cara hidup tidak hanya dibebankan kepada masyarakat saja. Untuk pemerintah, ada tugas besar yang harus segera diselesaikan di masa pandemi yaitu pola testing, tracing dan treatment.

Dalam kesempatan itu, Mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) berkomitmen melandaikan kurva penularan Covid-19 di Indonesia dengan proses testing dan tracing yang sesuai dengan prinsip epidemiologi.

"Saya akan memastikan strategi diagnosa melalui testing, tracing, dan treatment dilakukan secara baik hingga kita bisa melandaikan kurva. Upaya melandaikan kurva adalah strategi epidemiologis standar yang selama ini belum kita lakukan secara baik," ujar Budi.

Selain itu, dia juga menyinggung krisis yang disebabkan pandemi saat ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan krisis tahun 1998, 2008 dan 2013. Pada tiga krisis terdahulu, masalah muncul dan membesar dari persoalan di industri keuangan. Kali ini, krisis terjadi karena dipicu munculnya virus Corona.

"Ini adalah krisis kesehatan yang berujung pada krisis ekonomi. Sayangnya, resep mengatasi krisis kesehatan ini adalah lockdown. Saat lockdown, kontak fisik berkurang drastis. Padahal, kontak fisik adalah pilar utama dalam menjamin berputarnya roda perekonomian di seluruh negara," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Positif Covid-19, Doni Monardo Menduga Terpapar Saat Makan Bersama
OJK Sebut Keuangan Syariah Lebih Berdaya Tahan di Tengah Pandemi Corona
Menko Luhut Puji Keakuratan GeNose 90 Persen, Minta Penggunaan Diperluas
Bupati Tangerang Akan Menaikkan Tipe RS untuk Rawat Pasien Covid-19
Positif Covid-19, Ketua Satgas Doni Monardo Belum Divaksinasi
Bantuan Kuota Data Internet di 2020 Cetak Sejarah

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami