Menkes Jelaskan Alasan Penyintas Covid-19 Tidak Menjadi Penerima Vaksinasi

Menkes Jelaskan Alasan Penyintas Covid-19 Tidak Menjadi Penerima Vaksinasi
Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin. ©Liputan6.com/Tira Santia
PERISTIWA | 14 Januari 2021 12:13 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan penyintas Covid-19 tidak menjadi penerima vaksinasi. Sebabnya, para penyintas Covid-19 masih memiliki imunitas sehingga tidak termasuk target penerima vaksin.

"Penyintas Covid-19 sampai sekarang tidak kami masukkan sebagai target vaksinasi karena mereka masih memiliki imunitas sehingga nanti tidak dimasukkan ke prioritas vaksinasi saat ini," kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (14/1).

Selain penyintas, orang berumur di atas 60 tahun pun tidak menjadi target penerima vaksin. Budi menuturkan, sebabnya uji klinis vaksin Sinovac di Bandung hanya sebatas umur 19-59 tahun.

"Kami sudah jelaskan bahwa batas usia 19-59 itu digunakan berbasis uji klinis tahap tiga dari Sinovac di Bandung. Sinovac sendiri di negara lain seperti Brazil melakukan uji klinis di atas 60 tahun. Demikian juga vaksin-vaksin lainnya seperti Pfizer dan AstraZeneca juga bisa diberikan untuk usia di atas 60 tahun," jelas Budi.

Begitu juga dengan alasan anak-anak tidak mendapat vaksin Covid-19. Uji klinis vaksin Covid-19 hanya dilakukan untuk anak paling rendah berumur 16 tahun. Hanya AstraZeneca dan Sinovac yang mulai melakukan uji klinis di bawah 16 tahun. Namun, uji klinis untuk anak-anak masih terlalu dini prosesnya.

"Jadi uji klinis yang ada itu baru mulai di atas 16 tahun, yang selesai. Sudah ada yang mulai melakukan uji klinis usia di bawah 16 tahun yaitu AstraZeneca dan Sinovac, tapi tahapnya masih tahap sangat dini. Tahapnya masih tahap sangat dini," kata Budi. (mdk/ray)

Baca juga:
Satgas Covid-19 ke Raffi Ahmad: Sudah Divaksin Harus Patuhi Protokol Kesehatan
Menkes Budi Akui Data Penerima Vaksin Covid-19 Belum Sempurna
Perwakilan PHDI: Usai Divaksinasi Covid-19, Saya Merasakan Bugar
Menkes Akui Keliru Pakai Ancaman Pidana Agar Warga Ikut Vaksin Covid-19
CEK FAKTA: Hoaks Pemblokiran ATM dan Rekening Bagi yang Menolak Vaksin

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami