Menkes & Ketua Gugus Tugas Serahkan Bantuan APD dan Alkes kepada Pemprov Jatim

Menkes & Ketua Gugus Tugas Serahkan Bantuan APD dan Alkes kepada Pemprov Jatim
Menkes Serahkan Bantuan APD dan Alkes kepada Pemprov Jatim. ©2020 Gugus Tugas Nasional
PERISTIWA | 2 Juni 2020 19:09 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyerahkan bantuan berupa baju Alat Pelindung Diri (APD), ventilator dan sejumlah alat tes kesehatan untuk serta robot disinfektan kepada Pemprov Jawa Timur.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto bersama Ketua Gugus Tugas Nasional, Doni Monardo kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, berharap bantuan yang disalurkan dari pemerintah pusat tersebut dapat mengatasi permasalahan yang ada di Jawa Timur, terutama dalam memerangi Covid-19.

"Kami harapkan Jawa Timur dapat segera teratasi kondisinya. Terkhusus dapat semakin turun kasusnya," kata Terawan, Selasa (2/6).

Ketua Gugus Tugas, Doni Monardo, menambahkan bantuan tersebut menjadi wujud bahwa negara hadir dalam memberikan pelayanan publik. Sehingga permasalahan yang ada di daerah, khususnya penanganan Covid-19 dapat dilakukan lebih baik lagi.

"Pelayanan publik terbaik adalah ketika negara hadir saat masyarakat membutuhkan," ujar Doni.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini juga memberikan apresiasi kepada warga Jawa Timur yang menaklukkan penyebaran virus Corona secara gotong-royong. Doni menilai cara tersebut sebagai implementasi dari nilai-nilai Pancasila.

"Saya senang sekali ketika masyarakat Jawa Timur telah membentuk gerakan-gerakan masyarakat. Ini adalah implementasi semangat gotong-royong dari Hari Lahirnya Pancasila kemarin," tuturnya.

Adapun bantuan yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemprov Jawa Timur berupa baju APD berjenis keseluruhan atau coverall sebanyak 10 ribu unit, 10 unit ventilator dan Polymerase Chain Reaction (PCR) Kit merek Liferiver sebanyak 30 ribu unit. Kemudian RNA Kit merek Liferiver sebanyak 31 ribu unit dan VTM Kit merek genesis sebanyak 50 ribu unit.

Selain alat kesehatan, Gugus Tugas Nasional juga menyerahkan bantuan berupa satu robot disinfektan Autonomus UVC Mobile Robot (AUMR) di bawah kendali Robotics Research Center Telkom University yang dinaungi oleh Kemenristek Dikti BRIN. Secara teknis, robot ini memanfaatkan sinar Ultraviolet (UV) dari enam buah neon untuk membunuh virus dan bakteri lainnya.

Satu dari enam neon tersebut dapat memancarkan sinar UV dengan frekuensi 200-254 nanometer (nm). DNA virus yang terpapar sinar akan menyerap sehingga RNA atau sel protein virus terlepas dari DNA, yang kemudian menyebabkan virus mati. (mdk/lia)

Baca juga:
Masuk Era Kenormalan Baru, Pemerintah Minta Pengusaha Rekrut Kembali Pekerja di-PHK
Bertemu 8 Tokoh Lintas Agama, Jokowi Bicara Pembatalan Haji Hingga Rencana New Normal
Pedagang Positif Corona, 3 Pasar di Cirebon Kembali Ditutup
Komisi X DPR: Mendikbud Bilang Tidak Benar Aktivitas Sekolah Dibuka Juli 2020
Jokowi Disebut Belum Putuskan Aktivitas Sekolah dan Pesantren Dibuka Kembali

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami