Menkes Pantau Penyuntikan Vaksin AstraZeneca di Ponpes Lirboyo

Menkes Pantau Penyuntikan Vaksin AstraZeneca di Ponpes Lirboyo
Menkes Pantau Penyuntikan Vaksin AstraZeneca di Ponpes Lirboyo. ©2021 Merdeka.com/Imam Mubarok
NEWS | 23 Maret 2021 22:31 Reporter : Imam Mubarok

Merdeka.com - Ratusan santri dan ulama di Ponpes Lirboyo Kota Kediri menerima vaksin AstraZeneca, Selasa (23/3). Kegiatan vaksinasi dihadiri langsung Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Vaksinasi ini merupakan yang ke dua kali dalam hari ini, setelah sebelumnya vaksinasi vaksin AstraZeneca dilakukan di Kantor PWNU Jawa Timur

Menurut pengurus Ponpes Lirboyo, KH Oing Abdul Muid, vaksinasi terhadap santri ini merupakan bukti bahwa vaksin yang diberikan pemerintah halal dan tak perlu dipermasalahkan.

Selain itu, dengan menerima vaksinasi ini, warga Nahdlatul Ulama turut membantu pemerintah dalam pencegahan Covid 19.

“Hari ini dilaksanakan vaksinassi AstraZeneca di Jawa Timur di dua tempat pertama di Kantor PWNU Jawa Timur, kedua di Lirboyo. Ini bentuk dukungan NU dan pesantren kepada pemerintah dalam menjalankan program vaksinasi,” kata Muid.

“Apalagi kemarin sempat AstraZeneca ini ada simpang siur informasi. Tetapi PWNU Jatim, tim Batsul Masail telah mengeluarkan keputusan bahwa vaksin AstraZeneca ini halal dan bisa dipakai untuk mengatasi pandemi,” imbuhnya.

Pihak Ponpes Lirboyo Kediri bersyukur, karena Menkes menjanjikan seluruh santrinya yang berusia di atas 18 tahun bakal divaksin.

“Jumlah santri semua 35 ribu. Tetapi belum tahu di atas 18 tahun, ya kurang lebih di atas 20 ribuan. Untuk guru-guru sebagian sudah hari ini dan kemarin. Tinggal sisanya. Kalau santri memang belum sama sekali. Hari ini kita laksanakan di sini tadi 200 dosis,” tandasnya .

Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya berharap tren penurunan angka Covid-19 di Indonesia ini, dapat terus ditekan bersama-sama, terutama pasca vaksinasi terhadap para santri.

Saat ini sudah ada 11 juta warga Indonesia yang telah dilakukan vaksinasi. Nantinya vaksinasi akan terus dilakukan, untuk mencapai target angka 54 juta vaksin di akhir tahun.

“Untuk mudik lebaran, kami mengimbau kepada warga Indonesia untuk menahan diri pulang kampung. Pasalnya, selama pengamatan usai libur panjang, angka kasus covid di indonesia meningkat 30 hingga 40 persen,” pintanya.

Saat ini, di Indonesia sendiri kasus covid terus mengalami penurunan. Sehingga, Menkes mengimbau agar warga menahan diri untuk mudik lebaran, hingga proses vaksinasi rampung secara keseluruhan. (mdk/fik)

Baca juga:
Rapat Paripurna, DPR Desak Vaksin Nusantara Ditindaklanjuti
Sebanyak 5.246 Pegawai KAI Terima Vaksinasi Covid-19
Facebook dan Twitter Hapus Jutaan Konten Berita Palsu Terkait Covid-19
Tanggapan Pemerintah Soal Usulan Gandeng Rizieq Jadi Influencer Vaksinasi Covid-19
Bima Arya Ingin Kota Bogor Jadi Daerah Pertama Rampungkan Vaksinasi Covid-19
Satgas Minta Sertifikat Vaksin Covid-19 Tak Diunggah ke Medsos

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami