Menkes Sebut Molnupiravir Obat Pasien Covid-19 Ringan

Menkes Sebut Molnupiravir Obat Pasien Covid-19 Ringan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. ©ANTARA/HO
NEWS | 26 Oktober 2021 18:08 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pemerintah berencana mendatangkan obat Molnupiravir pada Desember 2021. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut obat tersebut untuk pasien Covid-19 kategori ringan.

“Untuk Molnupiravir ini obat untuk orang yang ringan bukan orang yang sudah masuk rumah sakit,” jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (26/10).

Menurutnya, obat Molnupiravir diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dengan saturasi oksigen di atas 90 persen. Obat buatan Merck asal Amerika Serikat ini bisa mencegah pasien Covid-19 masuk rumah sakit.

“Ini tujuannya apa? Mencegah 50 persen dia (pasien Covid-19) masuk rumah sakit,“ ujarnya.

Budi mengatakan pemerintah sudah berdiskusi dengan Merck terkait produksi obat Molnupiravir. Rencananya, obat Molnupiravir akan diproduksi juga di Indonesia.

"Kami sudah menjajaki dengan mereka untuk bisa membangun pabrik obatnya juga di Indonesia termasuk bahan baku obatnya," kata Budi.

Sebelumnya, Budi mengatakan pemerintah sedang melakukan uni klinis terhadap sejumlah obat Covid-19 yang masuk dalam kategori monoklonal antibodi. Di antaranya Bamlanivimab dan Etesevimab.

Pemerintah juga sedang mempelajari obat Proxalutamide produksi Pharmaceutical dari China dan antivirus AT-527 yang dikembangkan oleh Roche dan Atea Pharmaceuticals. (mdk/ray)

Baca juga:
Marak Jual Beli Alat Antigen, Dokter RS Tulungagung Jelaskan Bahaya Tes Sendiri
RI Datangkan Obat Molnupiravir Akhir 2021
9 Tips Menjaga Anak Aman dari Virus Covid-19 Selama Sekolah Tatap Muka
Yayasan Bill Gates Sumbang Rp1,6 Triliun untuk Beli Pil Covid Bagi Negara Miskin
Jika Ada Izin BPOM, Tiga Perusahaan Farmasi Indonesia Siap Impor Obat Molnupiravir

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami