Menkes Tunggu Kepastian Kabar Warga Jepang Terpapar Corona Usai Berlibur di Indonesia

Menkes Tunggu Kepastian Kabar Warga Jepang Terpapar Corona Usai Berlibur di Indonesia
PERISTIWA | 24 Februari 2020 13:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto masih menunggu kepastian data dari pemerintah Jepang soal warga yang terjangkit virus corona usai mengunjungi Indonesia.

"Soal Jepang, dilihat saja, saya masih menunggu data dari mereka karena itu data epidemiologi dimana saja, apa benar dia udah ke sini, di mananya, di sana diperiksa setelah berapa hari, terus sakitnya apa," kata Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2).

Pemerintah sangat berhati-hati dalam menyikapi wabah virus corona asal Wuhan, China. Terawan tak mau berkomentar banyak sebelum ada kepastian data terkait hal tersebut.

"Kalau hanya berita pernah kan di Malaysia juga pernah gitu, Korea juga gitu. Jadi kita harus terus hati-hati dalam menyikapinya karena data itu penting. Saya sebagai Menkes sangat berpatokan dengan data," ujar dia.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Tokyo, Jepang, mengumumkan kasus baru Virus Corona COVID-19 yang menjangkit seorang pria berusia 60 tahunan pada Sabtu 22 Februari waktu setempat. Pria itu dinyatakan terinfeksi Virus Corona setelah mengunjungi Indonesia.

Media nasional Jepang, NHK melaporkan pada Minggu (23/2), pria yang merupakan staf pada fasilitas perawatan lansia itu mengunjungi sebuah institusi kesehatan pada 12 Februari setelah mengalami "gejala-gejala seperti flu". Namun ia kembali ke rumah pada hari yang sama karena tidak didiagnosa mengidap pneumonia.

Keesokan harinya, pada 13 Februari dia kembali bekerja dan pada 14 Februari tinggal di rumah. Pada 15 Februari, dia dilaporkan mengunjungi Indonesia untuk berlibur bersama keluarga, namun tak diungkap saat berada di Indonesia ia bepergian ke mana saja.

Saat kembali ke Jepang pada 19 Februari, pria itu mengalami kesulitan bernapas yang parah dan disebut mengalami kondisi serius seperti gejala Virus Corona COVID-19.

1 dari 1 halaman

Sembilan WNI Dirawat di Jepang

Terkait Warga Negara Indonesia (WNI) yang dirawat di Jepang lantaran diduga positif terserang virus Corona, Menkes menyebut ada sembilan orang. Sebelumnya terdapat 4 orang dari Kapal Diamond Princess yang positif terjangkit virus.

"Saya terangkan nih, WNI yang kena kan juga dirawat oleh pemerintah Jepang yang sembilan orang itu," kata Terawan.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan ada empat Warga Negara Indonesia (WNI) kru kapal pesiar Diamond Princess yang positif terjangkit virus corona kini sudah dirawat di salah satu rumah sakit Jepang. Dia memastikan pihak KBRI di Jepang juga terus memantau kondisi empat WNI itu.

Menurut dia, saat ini masih ada 74 WNI kru di kapal pesiar itu yang masih negatif terpapar virus asal Wuhan, China itu. Jokowi memastikan bahwa Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan perusahaan dan otoritas Jepang terkait kondisi 74 WNI itu.

Reporter: Lizsa Egeham dan Intan Umbari (mdk/noe)

Baca juga:
Indonesia Hati-hati Evakuasi 74 WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess
Korea Selatan Tunda Tahun Ajaran Baru karena Wabah Corona
Virus Corona Meluas di Korsel, Petugas Gencar Semprot Disinfektan ke Pasar-pasar
Pemerintah Tetapkan Pulau Sebaru untuk Observasi 188 WNI Kru Kapal World Dream
Sejumlah Kota di Italia Diisolasi Setelah Dua Orang Meninggal Karena Wabah Corona
WHO Sebut Afrika Tak Siap Hadapi Wabah Virus Corona Baru

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami