Menkes Waspadai Penyakit Menular yang Dibawa Jemaah Haji Indonesia

PERISTIWA | 20 Agustus 2019 02:27 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, mewaspadai penyakit menular yang dibawa Jemaah haji asal Indonesia. Saat ini, secara bertahap, jemaah haji asal Indonesia, sudah mulai pulang dari tanah suci Mekkah.

"Hal ini memang harus diwaspadai karena apapun juga penyakit ini dengan leluasa bisa keluar masuk ke Indonesia dari Timur Tengah, yang kita takuti yakni Mers," kata Menkes Nila F Moeloek, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (19/8) di terminal 2 Haji Bandara Soetta.

Pada musim kepulangan jemaah haji tahun 2019 ini, Kemenkes bersama sejumlah pihak terkait, berupaya melakukan pencegahan penyakit menular yang dibawa oleh para jemaah dari Timur Tengah.

"Selama tiga minggu ke depan para jemaah masih tetap kita awasi. Kami memberikan kartu kewaspadaan kesehatan jemaah haji atau K3JH, itu yang selama tiga minggu kami tetap mengawasi jemaah, kalau ada yang demam, nyeri atau muntah-muntah kita minta segera ke Puskemas atau RS dengan cara menunjukkan kartu tersebut," ucapnya.

K3JH ini, lanjut Nilla, bertujuan agar jemaah yang terkena suatu penyakit, usai menjalankan ibadah bisa langsung diobservasi di sarana kesehatan terdekat jemaah.

"Tentu kita akan observasi, kalau ada sesuatu, kita langsung jaga agar enggak menyebar," ungkap Nila.

Sejauh ini, lanjut Nila, belum menjumpai adanya jemaah haji asal Indonesia yang terinfeksi suatu penyakit serius dari luar negeri.

"Enggak ada, karena sejauh ini kita juga beri vaksin meningitis, dan itu juga yang kita khawatirkan, dan itu mutlak hal tersebut harus divaksin," tandas Nilla.

(mdk/rnd)

TOPIK TERKAIT