Menko PMK Mendorong Santri Jadi Agen Tangkal Ideologi Merusak

Menko PMK Mendorong Santri Jadi Agen Tangkal Ideologi Merusak
Menko PMK Muhadjir Effendy. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 21 September 2021 21:02 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, Peringatan Hari Santri 2021 menjadi momentum bagi para santri mengobarkan semangat membangun Indonesia yang lebih baik.

"Mari kita kobarkan dan kita jadikan Peringatan Hari Santri sebagai momentum untuk terus kita menggencarkan dan mengobarkan semangat membangun Indonesia yang lebih baik, utamanya di masa pandemi ini," katanya saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Santri 2021 yang diikuti secara virtual di Jakarta, Selasa (21/9).

Dia mengungkapkan, peran santri dan pesantren saat ini sangat vital dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan. Santri juga didorong untuk menjadi agen moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat guna menghalau segala ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan.

Muhadjir memandang peran santri dan pesantren juga sudah setara dan tak lagi mengalami perbedaan perlakuan sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2021 tentang Pesantren yang mengatur mengenai penyelenggaraan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Di samping itu, pengesahan Peraturan Presiden Nomor 82/2021 semakin menegaskan pentingnya kehadiran pesantren dalam pembangunan manusia lewat peningkatan kualitas pendidikan.

"Artinya pesantren dan para santri telah berada di arus utama sistem pendidikan nasional kita. Dan ini suatu pengakuan yang tidak ternilai untuk kepentingan kita semua untuk membangun Indonesia ke depan dengan rahmatan lil'alamin," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan sumber daya manusia yang besar hingga mencapai kurang lebih lima juta santri menjadi modal dalam membangun negeri, utamanya di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, para santri mesti terketuk hatinya dan terpanggil dalam menyukseskan serta membantu segala program pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

"Santri terpanggil untuk ikut menyukseskan, ikut bersatu padu menghadapi pandemi yang sungguh luar biasa kontraksinya terhadap sendi kehidupan kita. Mudah-mudahan akan melahirkan santri-santri yang hebat dunia akhirat, hebat ilmu pengetahuan dengan landasan iman dan taqwa,” tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Revolusi Mental Dinilai Solusi Bentuk Jati Diri Generasi Muda
Menko PMK: PTM Wajib Digelar Kalau Sudah 100 Persen Tenaga Pendidik Tervaksin
Menko PMK: Pemerintah Susun Skenario Transisi Pandemi jadi Endemi
Menko Muhadjir Dorong PTM: Jangan-Jangan Masuk Pertama Siswa Tidak Kenal Gurunya
Muhadjir Sebut Penanganan Covid Memasuki Fase Endemi: Tetap Patuhi Prokes
Menko Muhadjir dan Gibran Blusukan Lihat Penanganan Wilayah Kumuh di Solo

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami