Menko PMK: Rumah Ibadah Harus Jadi Contoh Penerapan Protokol Covid-19 saat New Normal

Menko PMK: Rumah Ibadah Harus Jadi Contoh Penerapan Protokol Covid-19 saat New Normal
PERISTIWA | 3 Juni 2020 07:48 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta rancangan standar operasional prosedur dan protokol kesehatan yang matang harus jadi fokus utama dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah pada masa 'new normal'.

Untuk itu, dia mengatakan, pihak terkait perlu melakukan sosialisasi terkait proses perizinan, serta syarat syaratnya dengan bahasa yang mudah agar tak membuat bingung pengurus rumah ibadah.

"Jadi nanti perizinan dilakukan untuk memastikan bahwa protokol kesehatan itu telah dilaksanakan atau siap untuk dilaksanakan di tempat ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya," kata Muhadjir, Rabu (3/6).

Di menambahkan, masing-masing komunitas agama perlu membuat semacam standar operasional prosedur rumah ibadah dan protokol-protokol yang perlu dipatuhi jemaah agar kegiatan ibadah bisa sesuai dengan kebutuhan.

"Pentingnya masing-masing komunitas membuat SOP yang diberlakukan secara teknis dan detail baik untuk kegiatan ibadah maupun sosial. Kementerian agama akan memberikan panduan secara umum. Tapi untuk hal-hal yang lebih detail para pengurus yang tahu," terang dia.

"Perlu juga dibuat tempat pengaduan jika ada pelanggaran ataupun penyelewengan terutama dalam masalah hal perizinan ini," imbuhnya.

1 dari 1 halaman

Menurut Muhadjir, rumah ibadah harus menerapkan protokol dan SOP kesehatan secara bijak. Tempat ibadah harus menjadi contoh bagi sektor-sektor kehidupan yang dibuka di era kenormalan baru.

"Rumah ibadah harus jadi contoh penerapan protokol dan prosedur operasional standar kesehatan dalam rangka untuk meningkatkan kembali produktivitas dan kehidupan spiritual keagamaan dan aman dari ancaman Covid-19," tuturnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, rasa persatuan seluruh rakyat Indonesia perlu ditingkatkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Persatuan rakyat Indonesia juga andil untuk memulihkan produktivitas nasional, serta menjaga agar kehidupan berbangsa dan bernegara ini terjamin.

"Syukur-syukur wabah Covid-19 ini akan kita ambil hikmahnya untuk melakukan lompatan besar ke depan," pungkasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Kota Tasikmalaya Terapkan New Normal, Aparat Gabungan Awasi Pusat Keramaian
Ridwan Kamil: Kami Belum Mengizinkan Wisatawan dari Luar Jabar
Ingin Terapkan AKB, Pemerintah Daerah Harus Cabut Status PSBB
Ganjar Pertimbangkan Potensi Gelombang II Covid-19 Sebelum Terapkan New Normal
Kemendikbud Siapkan Aturan Kegiatan Belajar Mengajar saat New Normal

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5