Menko PMK Sebut Peristiwa Longsor di Sumedang Jadi Perhatian Presiden

Menko PMK Sebut Peristiwa Longsor di Sumedang Jadi Perhatian Presiden
Kondisi bencana longsor di Sumedang. ©Timur Matahari/AFP
PERISTIWA | 14 Januari 2021 18:48 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Sumedang diminta segera merehabilitasi lahan yang longsor Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung. Di lain pihak, sejauh ini sudah ada 24 orang korban yang berhasil dievakuasi. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut peristiwa longsor yang terjadi akhir pekan lalu itu menjadi salah satu yang menjadi sorotan Presiden Joko Widodo. Salah satu indikatornya adalah jumlah korban yang terbilang banyak.

"Jadi ini perhatian Pak Presiden, saya diminta ke sini (meninjau lokasi dan proses evakuasi korban)," kata dia di posko koordinasi penanganan longsor, Kamis (14/1).

Dia meminta pemerintah daerah setempat segera merehabilitasi lahan longsor setelah semua proses evakuasi rampung. Salah satunya adalah menggiatkan penghijauan lahan. Ini pun berlaku untuk semua daerah yang rawan bencana di semua kabupaten kota di Jawa Barat.

"Harus ada kebijakan strategis, yang bisa menjadi solusi tuntas, tidak hanya di sini tapi juga dilihat secara menyeluruh. Upayakan pencegahan dan meminimalisir kejadian," kata dia.

Lebih lanjut, rumah yang masih berada di sekitar lokasi longsor segera dikosongkan. 200 lebih kepala keluarga terdampak akan diungsikan. Pihak kementerian akan membantu, namu relokasi tanah menjadi urusan pemerintah daerah.

Soal pengembang perumahan pun menjadi fokus dengan pengecekan dan meminta Pemerintah Kabupaten Sumedang mengevaluasi izin pembangunan di lahan yang rawan bencana.

"Ini daerah rawan semua, harus keras tapi harus bijak. Kita semua butuh ruang untuk rumah, iya, tapi harus dilihat yang aman jangan sembrono," kata Basuki.

Pada hari ini petugas berhasil mengevakuasi tiga orang korban longsor. Dengan hasil itu, sejauh ini sudah ada 24 korban longsor yang berhasil ditemukan. Dari data yang ada, masih ada 16 orang lagi yang masuk dalam daftar pencarian.

Tiga orang korban yang berhasil ditemukan semuanya berjenis kelamin laki-laki. Mereka diketahui bernama Yayat (24), Syarip (22) dan M Yusuf (13). (mdk/cob)

Baca juga:
5 Rumah Warga Rusak dan Jembatan Putus di Polewali Mandar Akibat Longsor
2 Orang Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas di Solok Selatan
BMKG Pasang Sistem Peringatan Dini Antisipasi Longsor Susulan di Sumedang
Kembali Ditemukan, Total 19 Korban Longsor di Sumedang Dievakuasi
Bupati Ade Yasin: BPBD Catat 16 Bencana Terjadi di Kabupaten Bogor Sejak Awal Tahun
Tim SAR Gabungan Temukan Lagi 1 Korban Longsor di Cimanggung Sumedang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami