Menko Polhukam Minta Penurunan Modal Asabri Rp17,6 T Diusut Tuntas

PERISTIWA | 18 Januari 2020 16:02 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan dalam waktu satu tahun terakhir terdapat penurunan modal PT Asabri (Persero) kurang lebih Rp17 triliun. Dengan adanya temuan tersebut, dia berharap pihak kepolisian dapat melakukan pengusutan.

"Tetapi dugaan atau fakta menurunnya aset sekitar Rp17,4 triliun atau antara 16-17 triliun. Tapi yang saya peroleh Rp17,6 triliun itu tentu harus diperiksa. Itu saja," kata Mahfud di Hotel Saripan Pasific, Jakarta Pusat, Sabtu (18/1).

Mahfud pun menjelaskan para prajurit tidak perlu resah terkait hal tersebut. Sebab uang yang ada dapat memenuhi kebutuhan para prajurit.

"Sehingga likuiditasnya masih menjamin mereka dibayar sesuai dengan waktu," ungkap Mahfud.

Sebelumnya, Dirut PT Asabri Letjen Purn TNI Sonny Widjaja membantah adanya dugaan korupsi. Dia mengklaim hal tersebut adalah bentuk kabar provokasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Kepada pihak-pihak yang ingin berbicara dengan Asabri, harap menggunakan data dan fakta yang sudah terverifikasi," ungkapnya. (mdk/did)

Baca juga:
Terkait Indikasi Dugaan Korupsi Asabri, KPK Tunggu Audit BPK
Kapolri Perintahkan Kabareskrim Bentuk Tim Gabungan Kasus Dugaan Korupsi Asabri
Gonjang Ganjing Isu Korupsi Asabri, Bagaimana Nasib Prajurit TNI-Polri?
Kerugian Asabri Diduga Lebih Besar dari Jiwasraya, ini Kata Kemenkeu
Sindir Dirut Asabri, Mahfud Ibaratkan Pencuri Dituduh Tidak Akan Ngaku
Menko Mahfud: Modal Asabri Turun Rp17,6 T dalam 1 Tahun

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.