Menko Polhukam Minta Setop Sebar Gambar Pelaku Bom Polres Medan

PERISTIWA | 13 November 2019 21:35 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud MD meminta masyarakat untuk tidak menyebar luaskan gambar aksi pengeboman di Medan, Sumatera, Kamis (13/11). Kata dia, lebih baik masyarakat mengulas soal berita soal pengeboman tersebut.

"Saya imbau kepada masyarakat engga usah menshare atau bagi, sebar gambar-gambar yang mengerikan itu. Beritanya saja diulas lah. Gambarnya itu, aduh," kata Mahfud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).

Menurutnya, teroris memang menghendaki gambar pengeboman itu tersebar. Karena itu, Mahfud meminta masyarakat tidak menyebar luaskan gambar pengeboman.

"Kalau mau bahas materi enggak apa, tapi kalau gambar jangan. Membuat kesan bangsa kita yang beringas dan bar-bar. Nanti pasti akan diungkap," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Program Deradikalisasi Diperkuat

Terkait program deradikalisasi, tambah Mahfud, harus diperkuat. Sebab sekarang sudah terjadi perluasan subjek pengeboman.

"Kalau dulu teror orang laki-laki dewasa, tapi sekarang ada ibu-ibu. Yang Pak Wiranto melibatkan ibu yang Sidoarjo ibu, Sibolga ibu. Lalu juga melibatkan anak. Yang di Surabaya itu bunuh diri bersama anak. Yang di Pandeglang itu juga melibatkan anaknya. Nah itu berarti kualitasnya semakin meluas, mengerikan lah," ungkapnya.

"Tapi kualitasnya menurun. Berarti tingkat antisipasi dari keamanan dan intelijen sudah cukup. Ya perlu ditingkatkan," ucapnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Polisi Amankan Pipa dan Panah dari Kontrakan Pelaku Bom Polrestabes Medan
VIDEO: Bomber di Polrestabes Medan Nyamar Pakai Jaket Ojek Online
Ledakan Bom Bunuh Diri di Medan, Pemprov Bali Pastikan Tak Ganggu Pariwisata
Bom Polrestabes Medan, Pengemudi Ojol Tak Masalah Sulit Masuk Kantor Polisi
Densus 88 Pasang Garis Polisi dan Geledah Kontrakan Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan
Pengemudi Ojek Online Khawatir Sulit Bekerja Pasca Kasus Bom Bunuh Diri di Medan