Menkum HAM Sebut Belum Ada Warga Lapas Terpapar Virus Corona

Menkum HAM Sebut Belum Ada Warga Lapas Terpapar Virus Corona
PERISTIWA | 1 April 2020 17:57 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, memastikan hingga kini belum ada narapidana yang terpapar virus corona (Covid-19). Sejak virus corona masuk Indonesia, Yasonna langsung melakukan langkah pencegahan di lapas.

"Sejak wabah Covid-19 beredar, kami langsung mengambil langkah-langkah pencegahan. Kami menyadari betul bahwa lapas yang overkapasitas kami sadari dampaknya jika ada yang sampai terpapar di lapas," kata Yasonna saat rapat dengan komisi III DPR, Rabu (1/4).

Maka dari itu, Kemenkum HAM melakukan disinfektasi terhadap semua lapas dan rumah tahanan di Indonesia. Lalu menerapkan pembatasan secara ketat untuk tidak yang bertamu kecuali lewat video conference. Tiap petugas yang masuk juga melewati protokol ketat Covid-19.

"Yaitu pintu masuk harus melalui spray seluruh tubuh dan wajib memakai masker dan APD seperti sarung tangan, wajib cuci tangan. Kami juga rutin mengeluarkan warga binaan untuk berjemur secara bertahap," tuturnya.

"Sampai sekarang karena pengaturan ketat, kami doakan semua sampai sekarang belum ada yang terpapar. Karena pintu masuk sudah kami tahan," sambungnya.

Politikus PDIP itu menambahkan, pihaknya secara bertahap telah bekerja dengan Palang Merah Indonesia (PMI) lain guna mencegah virus corona mewabah di lapas. (mdk/lia)

Baca juga:
Cegah Corona di Lapas, Menkum HAM Berencana Bebaskan 300 Napi Korupsi
Kemenkum HAM Bebaskan 5.556 Napi Cegah Corona Akibat Lapas Over Kapasitas
Cegah Penyebaran Corona, Ratusan Narapidana di Bali Dibebaskan
Cegah Covid-19, 30.000 Lebih Narapidana dan Anak Diusulkan Bebas
Cegah Penyebaran Corona di Tahanan, Menkum HAM Bebaskan Sebagian Narapidana
Pemerintah Diminta Bantarkan Tahanan dan Beri Amnesti Napi Hukuman Ringan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami