Menkum HAM Sebut Setnov dan Istri Buat Surat Janji Tak Plesiran Lagi

PERISTIWA | 17 Juli 2019 19:20 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), Yasonna Laoly, menjelaskan sejumlah alasan Setya Novanto (Setnov) dikembalikan ke Rutan Sukamiskin. Sebelumnya, Setnov dipindah ke Rutan Gunung Sindur karena kedapatan plesir di sela izin berobat.

Menurut Yasonna, Setnov dikembalikan ke Sukamiskin karena dinilai berkelakuan baik saat di Gunung Sindur. Setnov sendiri sempat merasakan satu bulan ditahan di Gunung Sindur.

"Dia (Setnov) sudah menjalani satu bulan (tahanan di Rutan Gunung Sindur). Ada review dari Karutan Sindur dan juga jajaran Kanwil Jawa Barat, dievaluasi terus dan (Setnov) sudah betul-betul bertaubat ya," kata Yasonna di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Rabu (17/7).

Yasonna menerangkan, selain dinilai berkelakuan baik, Setnov juga membuat surat pernyataan. Isinya tidak akan mengulangi lagi kesalahannya.

"Dan (Setnov) membuat surat pernyataan. Beliau dan istrinya membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali (plesiran di luar lapas) dan kalau mengulangi kembali bersedia ditempatkan di manapun," ucap Yosanna.

Yasonna menambahkan proses pemindahan Setnov dari Gunung Sindur ke Sukamiskin secara teknis ditangani oleh Kemenkumham Kanwil Jawa Barat.

"Setelah evaluasi baik dari sisi fisik, psikologis dan evaluasi dari Karutan, jajaran kanwil. (Keluar) surat pernyataan kembali dipindahkan ke Sukamiskin, dan itu teknisnya di Kanwil," tutup Yasonna.

Baca juga:
Alasan Penahanan Setya Novanto Dikembalikan ke LP Sukamiskin
Kembali ke Sukamiskin, Novanto Dikabarkan Aktif di Masjid
Gara-gara Setnov, 2 Petugas Lapas Sukamiskin Dihukum Penundaan Gaji dan Naik Pangkat
Ditahan di Lapas Gunung Sindur, Ini Syarat Setnov Jika Ingin Dipindah ke Sukamiskin
Baru Huni Rutan Gunung Sindur, Setya Novanto Sudah Mengeluh Sakit
Yasonna Sebut Kalapas Sukamiskin Sampai Stres Hadapi Ulah Napi Koruptor
Alasan Kemenkum HAM Pindahkan Setnov ke Rutan Gunung Sindur

(mdk/lia)

TOPIK TERKAIT