Menlu Retno belum bisa pastikan kematian Bahrun Naim

PERISTIWA | 12 Januari 2018 20:16 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kabar tewasnya Bahrun Naim, pria yang disebut-sebut sebagai petinggi ISIS dalam sebuah pertempuran di Suriah, 30 November 2017 lalu, hingga kini masih simpang siur. Keluarga Bahrun Naim di Kelurahan Sangkrah RT 1 RW 1, Kecamatan Pasarkliwon, Solo juga belum bisa memastikan kabar tersebut. Mereka bahkan pasrah jika Bahrun Naim meninggal di Suriah.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi juga mengaku belum bisa memastikan kematian Naim. Menurutnya, harus dilakukan klarifikasi ke beberapa sumber untuk memastikannya.

"Informasi tewasnya Bahrun Naim bukan yang pertama kali terjadi. Maka, konfirmasi ke berbagai pihak harus dilakukan oleh Kemenlu," ujar Retno kepada wartawan di sela kunjungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muayyad, Mangkuyudan, Laweyan, Solo, Jumat (12/1).

Meskipun informasi tewasnya Bahrun Naim sudah berulangkali dia dengar, namun Retno belum bisa berkomentar banyak terkait kabar tersebut.

"Kami tidak dapat memberikan statement selama belum mendapatkan konfirmasi maupun rekonfirmasi terkait hal tersebut," ucap Retno.

Dalam sebuah perbincangan dengan wartawan di Solo, Rabu (6/12) lalu, pengacara keluarga Bahrun Naim, Anis Prijo Anshorie mengaku belum memastikan kebenaran kabar tersebut. Anis menjelaskan, keluarga sejak dahulu pasrah dan menganggap Naim sudah dewasa.

"Keluarga menganggap Naim sudah dewasa, itu pilihan yang dibuat sendiri oleh Naim, itu pertanggungjawaban Naim," paparnya. (mdk/noe)


Masih investigasi, Polri belum bisa pastikan kematian Bahrun Naim di Suriah
Kapolri tegaskan kematian Bahrun Naim hanya isu di medsos
Keluarga ikhlas jika Bahrun Naim tewas di Suriah
Isu Bahrun Naim tewas, Kapolri Tito kirim anak buah cek di Interpol
Kapolri belum bisa pastikan Bahrun Naim tewas sebelum lihat sendiri

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.