Menlu Retno Irit Bicara Saat Ditanya Kasus Pencekalan Rizieq Syihab

PERISTIWA | 12 November 2019 18:03 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi enggan banyak bicara soal isu pencekalan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab untuk pulang ke Indonesia dari Arab Saudi. Padahal, Retno baru saja rapat dengan tertutup dengan Komisi I DPR, Selasa (12/11) untuk membahas hal tersebut.

"Di dalem, tapi tertutup, jadi saya tidak komentar saya tidak komentar," kata Retno usai rapat dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11).

Retno mengatakan, saat ini Menko Polhukam Mahfud MD sedang mencari informasi terkait kasus Rizieq. Maka dari itu ia enggan banyak berkomentar.

"Iya Pak Menko ya. Sedang dicari informasi ya. Paspor beliau masih memegang paspor WNI," ungkapnya.

Ketika rapat dengan Komisi I, Retno sempat ditanya oleh anggota DPR dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon. Dia meminta Retno untuk menjelaskan isu pencekalan Rizieq.

1 dari 1 halaman

Kemenlu Klaim Tidak Terkait Pencekalan Rizieq

Namun disepakati pertanyaan itu akan dijawab dalam rapat tertutup. Effendi pun mengungkap jawaban Retno saat rapat tertutup. Kata dia, Retno menegaskan Kementerian Luar Negeri tidak ada kaitannya dengan pencekalan Rizieq.

"Dan dari penjelasan beliau bahwa tidak ada kelembagaan kemlu dalam hal surat menyurat dan kepentingan terhadap masalah saudara Habib Rizieq jadi itu yang jadi jawaban beliau," ujar Effendi.

Effendi mengatakan video Rizieq yang mengklaim mendapat surat pencekalan untuk pulang ke Indonesia sedang diteliti kebenarannya. Serta pemerintah juga sepakat terkait isu pemulangan Rizieq hanya akan dijelaskan melalui Menko Polhukam.

"Bahwa ada video kemudian sedang ditelusuri keabsahan dan kebenarannya dan apa itu. Dan itu pemerintah sepakat satu pintu yang menjelaskan Menko Polhukam," ucapnya.

Sebelumnya, Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Syihab menunjukkan lembaran kertas yang diklaim sebagai surat pencekalan untuknya. Dia merasa heran mengapa sampai saat ini dirinya seakan terkurung di Arab Saudi, padahal tak melakukan tindak pidana apapun.

"Saya dicekal di sini (Arab Saudi) bukan karena saya lakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan sesuatu kejahatan di Saudi ini, tidak. Karena alasan keamanan," ujar Rizieq dikutip dari channel Youtube Front TV, Senin (11/11). (mdk/fik)

Baca juga:
Mahfud MD: Tidak Ada Bukti Pemerintah Indonesia Mencekal Habib Rizieq
Prabowo Bertemu Dubes Arab Saudi, Akan Singgung Soal Habib Rizieq?
Rapat dengan Komisi I, Menlu Ditanya Soal Pengakuan Habib Rizieq Sudah Dicekal
Raker dengan Komisi I DPR, Menlu Ditanyai Soal Pencekalan Habib Rizieq
Fadli Zon Soal Pemulangan Rizieq: Kalau Pemerintah Mau, Satu Hari Selesai
Bantahan Pemerintah Soal Pengakuan Rizieq Dicekal Kembali ke Indonesia