MenPAN-RB Ingatkan Peserta SKD CPNS 2021: Hati-Hati, Tiap Tahun Pasti Ada Calo

MenPAN-RB Ingatkan Peserta SKD CPNS 2021: Hati-Hati, Tiap Tahun Pasti Ada Calo
Tes Standar Kompetensi Dasar CPNS di BKN. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia
NEWS | 3 September 2021 08:44 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo memastikan pelaksanaan Seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 harus sesuai aturan dan bebas dari calo. SKD CPNS 2021 telah dimulai pada hari Kamis (2/9) kemarin.

"Tiap tahun pasti ada calo. Hati-hati terhadap calo!" tegas Tjahjo saat memantau pelaksanaan SKD CPNS Tahun 2021, di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) lewat keterangannya dikutip Jumat (3/9).

Menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) membuat hal tersebut sebagai lahan basah bagi sejumlah oknum untuk mencari korban, terutama di masa pengadaan ASN seperti saat ini.

Oleh karena itu, Tjahjo juga meminta kepada kantor regional dan unit pelaksana teknis (UPT) BKN untuk turut mengingatkan kepada peserta, orang tua, dan masyarakat agar berhati-hati terhadap potensi penipuan yang dilakukan calo.

"Sudah ditekankan ke semua teman-teman di daerah pelaksana bahwa (pelaksanaan seleksi) harus konsisten, hati-hati dalam menjelaskan serta berikan pemahaman secara jelas, adil, dan akurat,” imbuhnya.

Sementara, Plt Kepala BKN, Bima Haria Wibisana menjelaskan, terkait vaksinasi dan swab RT-PCR atau rapid test antigen yang disyaratkan kepada para peserta SKD. Ia menegaskan, syarat vaksin setidaknya dosis pertama hanya dilakukan bagi peserta di Jawa, Madura, dan Bali.

Sedangkan di daerah lain, ditentukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di daerah tersebut. Sementara, untuk swab RT-PCR atau rapid test antigen wajib dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir potensi penyebaran Covid-19 di saat seleksi dilaksanakan.

“Kami menyadari vaksin itu belum merata di seluruh Indonesia. Tapi kalau swab itu wajib karena kita tidak hanya menjaga peserta, tapi juga panitianya,” ujarnya.

Bima menambahkan, di beberapa kabupaten/kota yang melakukan pengadaan ASN membuka puskesmas agar bisa digunakan untuk swab antigen gratis dengan menunjukkan kartu peserta ujian dan kartu tanda penduduk (KTP).

"Jadi mereka (pemerintah daerah) ingin melayani masyarakat sebaik mungkin sehingga mereka dibebaskan untuk antigen,” pungkasnya.

Pelaksanaan SKD CPNS 2021 telah dimulai pada Kamis 2 September 2021 dan dilaksanakan di Kantor Regional BKN, Kantor UPT BKN, serta di beberapa titik lokasi mandiri BKN yang tersebar di Indonesia. Untuk memastikan pelaksanaan SKD transparan dan akuntabel, BKN juga menyediakan kanal agar peserta dan masyarakat umum dapat melihat live score para peserta SKD CPNS 2021 di kanal YouTube Official CAT BKN. (mdk/fik)

Baca juga:
Tes Standar Kompetensi Dasar CPNS di BKN
Jangan Ketinggalan, Ini Dokumen Wajib Dibawa saat Tes SKD CPNS 2021
Ini Syarat, Dokumen dan Prokes Harus Dipatuhi Peserta Tes SKD CPNS 2021
Alasan BKN Tak Sediakan Tes Covid-19 di Lokasi Ujian CPNS 2021
Sejumlah Syarat dan Ketentuan Tes SKD Peserta CPNS 2021 Wajib Tahu

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami