Mensos Akui Data Bansos Covid-19 Masih Tumpang Tindih

Mensos Akui Data Bansos Covid-19 Masih Tumpang Tindih
PERISTIWA | 16 Mei 2020 18:05 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Menteri Sosial Julian P Batubara memantau langsung pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600.000 di Kantor Pos Indonesia Cikampek ,Karawang. Dalam pemantauan tersebut Kemensos didampingi Direktur PT Pos Indonesia ,Tipikor Mabes Polri dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Kemensos mengakui data bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 belum sempurna dan masih tumpang tindih. Dia beralasan karena memilih cepat sementara masyarakat yang sebelumnya tidak membutuhkan bantuan sosial, menjadi membutuhkan bansos pada masa pandemi Covid-19, sehingga jumlahnya bertambah.

"Data bantuan sosial dari Kemensos memang masih tumpang tindih, masyarakat yang sebelumnya tidak terdampak Covid-19, tidak masuk data terpadu kesejahteraan sosial," kata Julian, Sabtu (16/5) .

Dia menjelaskan, saat ini data terpadu kesejahteraan sosial tahap pertama yang masuk saat ini mencapai 8 jutaan, sementara untuk pencarian tahap pertama BLT sudah mencapai 2 jutaan. Hari ini merupakan hari terakhir penyaluran BLT sebesar Rp600.000 berjalan tertib dan lancar.

"Hari ini merupakan hari terakhir penyaluran BLT tahap pertama, selanjutnya dalam waktu dekat untuk Jawa Barat akan segera disalurkan tahap kedua," katanya

Julian mengatakan, untuk mengatasi ketidaklengkapan data tersebut, Kemensos sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk kembali menyisir masyarakat yang belum terdaftar.

"Justru disisir oleh pemerintah daerah, harapan kita, kami terbuka jika ada anggota baru atau daftar list terdampak covid-19," ujarnya

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan bantuan sosial dari Kemensos di Kabupaten Karawang sebanyak 40 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Sementara data bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 bertambah karena secara ekonomi banyak warga Karawang yang terdampak langsung Covid-19 bertambah.

"Saya berharap Kemensos bisa menambah kuota KPM di Karawang," tambahnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Kadin Nilai Pemerintah Perlu Bentuk Gugus Tugas Ekonomi dan Bansos
Data Masyarakat Miskin Tak Akurat, KPK Nilai Bentuk Kelalaian Pemda
Kemendes Keluarkan Surat Instruksi untuk Mempercepat Penyaluran BLT Dana Desa
Keluarga Partai Golkar Bagikan Paket Sembako & Alkes ke Masyarakat di Jabodetabek
Pemerintah Telah Salurkan Rp14,5 Triliun untuk Kartu Sembako ke 17,5 Juta KPM
Sebanyak 5,8 Juta Warga Luar Jabodetabek Sudah Terima BLT dari Pemerintah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami