Mensos: Korban Meninggal Gempa Sulbar Dapat Santunan Rp15 Juta Per Orang

Mensos: Korban Meninggal Gempa Sulbar Dapat Santunan Rp15 Juta Per Orang
Gempa Sulawesi Barat. ©Liputan6.com/Abdul Rajab Umar
PERISTIWA » MAKASSAR | 15 Januari 2021 15:41 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah akan memberikan santunan kepada korban gempa di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Saat ini, Kementerian Sosial tengah memperbarui data korban gempa di Majene dan Mamuju.

"Sesuai SOP, untuk korban meninggal akan mendapat santunan Rp15 juta per orang yang diserahkan kepada ahli waris. Namun ini tentunya akan diserahkan menunggu seluruh data masuk," jelas Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dikutip dari siaran persnya, Jumat (15/1).

Rencananya, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, M Safii Nasution akan memimpin tim menuju lokasi gempa. Hal ini untuk melakukan identifikasi kebutuhan dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Selain itu, Kemensos telah menyiapkan kebutuhan dasar dan kebutuhan pokok untuk para korban gempa di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Bantuan logistik berasal dari gudang di Mamuju dan dikirim dari gudang regional di Makassar, Sulawesi Selatan, pagi ini.

Risma juga memerintahkan jajarannya untuk segera mengirimkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah sekitarnya dan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP), serta menyalurkan berbagai bantuan logistik. Saat ini, kata dia, bantuan logistik sudah dalam perjalanan menuju lokasi terdampak gempa.

"Tim LDP melaporkan bahwa mereka juga sudah bergerak. Kita upayakan bantuan secepat-cepatnya untuk penanganan warga terdampak gempa," katanya.

Sementara itu, bantuan logistik seperti matras, tenda, perlengkapan anak, perlengkapan lansia, makanan siap saji, dan lainnya dikirimkan bertahap. Risma mengatakan, akan mengeluarkan semua logistik di gudang Sulbar untuk membantu masyarakat terdampak.

"Dapur umum akan didirikan di titik pengungsian. Segera kami informasikan updatenya. Satu unit mobil dapur umum bisa memasak sampai 2.000 nasi bungkus dalam satu kali masak, sehingga dalam sehari bisa menghasilkan 6.000 nasi bungkus," tutur Risma.

Sebelumnya, beberapa wilayah di Tanah Air diguncang gempa di awal 2021. Gempa magnitudo 5,9 mengguncang Majene, Sulawesi Barat, Kamis, 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB.

Lalu, sejumlah bangunan bertingkat di kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, roboh akibat gempa berkekuatan 6,2 skala richter yang berpusat di Majene Jumat. Adapun gempa ini terjadi pukul 02.28 WITA, Jumat (15/1).

Data sementara dilaporkan BPBD Kabupaten Majene, 4 warga meninggal dunia dan lebih dari enam ratus menderita luka-luka. BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan memutakhirkan data dampak pascagempa.

"Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 08.00 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 3.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya, Jumat. (mdk/rnd)

Baca juga:
2 Petugas Keamanan Selamat dari Reruntuhan Kantor Gubernur Sulbar
Update Gempa Sulbar, 34 Orang Meninggal Dunia
BPBD Sulbar Catat 27 Orang Meninggal Akibat Gempa di Mamuju & Majene
Basarnas Kirim Tim SAR dan Regu Penyelamat Bantu Evakuasi Korban Gempa Sulbar
Jokowi Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Segera Temukan Korban Gempa Sulbar

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami