Mensos Puji Cara Singapura Hadapi Covid-19 dengan Gandeng Komunitas

Mensos Puji Cara Singapura Hadapi Covid-19 dengan Gandeng Komunitas
PERISTIWA | 11 Juni 2020 04:03 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Menteri Sosial RI, Juliari Peter Batubara, mengatakan Indonesia dapat mencontoh upaya mitigasi yang dilakukan Singapura dalam menghadapi pandemi Covid-19. Yakni dengan melibatkan unsur komunitas.

"Saya lihat yang cukup bagus itu di Singapura. Pemerintahnya benar-benar bergabung dengan berbagai komunitas," kata dia usai mengikuti rapat virtual bersama Menteri Sosial dan Pembangunan se-ASEAN di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (10/6).

Menurut Juliari, dengan kerja sama antara pemerintah, lembaga, komunitas dan sejumlah instansi, maka 'perang' melawan pandemi global dapat diatasi secara maksimal dan efisien.

"Saya kira ini bisa kita lakukan supaya tidak pemerintah saja yang terkesan paling terdepan," ujar dia.

Meskipun demikian, dia menegaskan upaya mitigasi dan jaring pengaman sosial kepada masyarakat pada hakikatnya merupakan tanggung jawab pemerintah.

Namun akan lebih baik lagi jika pemerintah atau kementerian terkait terus bekerja sama dan menggandeng kelompok serta komunitas di luar pemerintahan dan bersama-sama dalam menanggulangi Covid-19 khususnya pada kelompok rentan.

Meski demikian, ia menilai secara tidak langsung sebenarnya kerja sama pemerintah dan komunitas sudah dilakukan di Tanah Air. Hanya saja ke depan diharapkan strategi itu lebih dikuatkan di berbagai sektor.

"Ada juga NGO yang sudah melakukan dan mungkin ada baiknya mereka berbagi dengan kita apa yang mesti diperkuat atau sebaliknya," ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Johns Hopkins University and Medicine hingga pukul 17.33 waktu setempat Singapura berada diurutan ke-29 kasus terbanyak COVID-19 dengan jumlah 38.965 kasus dari 188 negara di dunia yang terpapar.

Namun, dari angka terkonfirmasi positif tersebut tercatat hanya 25 kematian di Singapura. Artinya, Singapura berada di urutan ke-110 dari 169 negara yang telah melaporkan kematian akibat virus tersebut.

Sementara, Indonesia berada pada urutan ke-32 dengan jumlah kasus konfirmasi positif 34.316. Dari angka tersebut jumlah kematian yaitu 1.959 atau urutan ke-22 kematian terbanyak di dunia. (mdk/lia)

Baca juga:
Bima Arya: RS di Bogor Diduga Jadi Tempat Penularan Kasus Baru Covid-19
Delapan Kelurahan di Depok Bebas Covid-19
Jaga Jarak Dapat Turunkan Risiko Penularan Covid-19 hingga 85 Persen
Polisi Selidiki Ojek Online Ambil Paksa Jenazah Rekan Diduga Kena Covid-19
Terminal Pulogebang Sepi Penumpang
Pemkot Solo Gelar Rapid Test Covid-19 Massal, 7 Orang Ditemukan Reaktif

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami