Mensos Risma Minta Semua Daerah Tingkatkan Cadangan Logistik Antisipasi Bencana

Mensos Risma Minta Semua Daerah Tingkatkan Cadangan Logistik Antisipasi Bencana
Mensos Tri Rismaharini saat berkunjung ke korban banjir di Jember. ©2021 Merdeka.com/Muhammad Permana
PERISTIWA | 18 Januari 2021 20:57 Reporter : Muhammad Permana

Merdeka.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta semua daerah untuk menjaga dan meningkatkan cadangan kebutuhan darurat atau buffer stock. Hal ini sebagai antisipasi menghadapi potensi bencana yang meningkat di musim hujan saat ini.

"Sekali lagi saya ingatkan semua daerah untuk menyiapkan buffer stock. Sebenarnya di tiap daerah itu sudah ada (jatah cadangan), tinggal ambil di Bulog. Cuma kita kadang bisa prediksi,” tutur Risma di sela-sela kunjungannya ke korban banjir yang ada di Kecamatan Bangsalsari dan Kecamatan Tempurejo, Jember pada Senin (18/1).

Pengelolaan cadangan kebutuhan pangan untuk antisipasi bencana, menurut Risma membutuhkan manajemen yang khusus. Hal ini untuk mencegah cadangan tersebut rusak atau kadaluarsa akibat terlalu lama disimpan.

"Makanya dulu waktu saya jadi wali kota Surabaya, cadangan itu akan selalu saya hitung. Kebetulan di Surabaya ada banyak panti sosial, cadangan itu saya putar (salurkan) agar tidak rusak," papar mantan Wali Kota Surabaya 2 periode ini.

Terkait bencana di Mamuju, Risma menyatakan akses jalan yang sempat terputus akan segera diperbaiki. Selain akses jalan, krisis logistik di Mamuju menurut Risma disebabkan warga masih takut untuk membuka toko-toko yang menyediakan bahan kebutuhan pokok warga.

"Saya yakin tidak akan sampai satu hari, akses sudah terbuka. Toko-toko tutup karena warga takut ada tsunami sehingga dari pengalaman itu, setiap daerah harus ada buffer stock terutama untuk cadangan makanan," ujar Risma.

Krisis air bersih di Mamuju juga akan dicegah dengan mengirimkan tandon yang berguna menyimpan air bersih. “Kemarin ada pembahasan di DAK, saya minta untuk dialokasikan untuk pembuatan tandon. Sudah saya minta untuk dikirim terutama ke daerah rawan bencana. Setelah ini, saya juga akan terbang ke Halmahera Utara,” ujar alumnus ITS Surabaya ini.

Adapun soal penanganan banjir di Kalimantan Selatan, Risma mengaku sudah memerintahkan pembuatan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga di masa tanggap darurat. “”Cuma kan tidak mungkin kita kuras dalam sehari,” jelas Risma.

Penanganan bencana di Jawa seperti banjir di Jember dan erupsi Gunung Semeru di Lumajang, menurut Risma jauh lebih mudah ketimbang penanganan bencana di luar Jawa.

“Untuk Jember, saya kira sudah bagus penanganannya karena dikerahkan bantuan dari berbagai daerah. Ini berbeda dengan di luar jawa yang aksesnya susah. Setelah ini saya ke Lumajang, bagus integrasinya,” pungkas Risma. (mdk/gil)

Baca juga:
Tinjau Sulawesi Barat, Mensos Risma Masih Rasakan Gempa Susulan
Mensos: Korban Meninggal Gempa Sulbar Dapat Santunan Rp15 Juta Per Orang
Jokowi Perintahkan Risma Relokasi Warga Terdampak Longsor di Sumedang
Darah Tinggi Sejak jadi Mensos, Risma Bilang 'Saya Pegang Kepala Panas Sekali'
Kemensos Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar dan Pokok Untuk Korban Gempa Sulbar
Penjelasan Mensos Risma Terkait Video Warga Serbu Mobil Berisi Bantuan di Mamuju

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami