Menteri PUPR: Pembangunan di Wamena Dibantu TNI Agar Aman dan Cepat

PERISTIWA | 8 Oktober 2019 13:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ingin agar pembangunan sejumlah fasilitas rusak akibat kerusuhan di Wamena cepat terselesaikan. Untuk itu, Kementerian PUPR bekerja sama dengan TNI agar pembangunan fasilitas dan rumah warga cepat selesai.

"Kami akan kerjasama dengan Zeni TNI seperti halnya kami tangani perbatasan dan bencana lain, kami kerjasama dengan TNI supaya lebih cepat," ujar Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Selain itu, TNI dibutuhkan agar pembangunan fasilitas di Wamena berjalan dengan aman. Pasalnya, kata Basuki, banyak pekerja proyek yang takut bekerja di Wamena.

"Ya persoalannya siapa yang berani. Banyak yang kabur (pekerja) karena takut. Saya saja kalau mau ke sana kontak dulu aman atau enggak. Selain itu kita butuh orang banyak dan supaya lebih cepet. Kalau saya bawa tukang dari luar kan susah juga," jelasnya.

Basuki mengatakan bahwa terdapat 10 kantor pemerintahan yang mengalami kerusakan berat. Sementara, 8 kantor dan 26 sarana pendidikan rusak ringan akibat kerusuhan di Wamena.

"Ada 10 kantor pemerintah yang rusak berat, seperti kantor Badan Pengelola Keuangan, Rektorat, Diskominfo, Satpol PP, BLH, PLN, dan Dishub," kata dia.

Basuki menyebut setidaknya 450 ruko milik warga dan 165 rumah di Wamena juga mengalami kerusakan. Saat ini, Kementerian PUPR mulai melakukan pembersihan lahan terhadap bangunan yang rusak berat.

"Saya kasih waktu untuk pembersihan dua minggu," ucap Basuki.

Seperti diketahui, kerusuhan di Wamena terjadi pada Senin, 23 September 2019. Kerusuhan di Wamena selain menewaskan 32 orang juga menyebabkan 72 orang terluka serta ratusan rumah dan kantor pemerintah dibakar dan dirusak massa.

Reporter: Lizsa Egeham

Baca juga:
Bupati Jayawijaya: Aliran Listrik di Wamena Sudah Pulih 100 Persen
Pemerintah Targetkan Pembersihan Bangunan Pasca-Kerusuhan Wamena 2 Minggu
Penantian Kokom Berharap Suami Segera Pulang dari Papua
Tiba di Banten, Puluhan Pengungsi dari Jayapura Dijanjikan Bantuan Kebutuhan Harian
Keguguran di Pengungsian Wamena, Ibu Asal Jateng Dipulangkan Pakai Kapal Laut

(mdk/ray)