Merasa Terancam, Alasan Mantan Pasien RSJ Tikam Perawat di Bandara Soekarno Hatta

Merasa Terancam, Alasan Mantan Pasien RSJ Tikam Perawat di Bandara Soekarno Hatta
pelaku penganiayaan di tengerang. ©2021 Istimewa
PERISTIWA | 1 Maret 2021 11:13 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi mengamankan RA (19), seorang pelaku penganiayaan atau penikaman terhadap Deri Winanto (31) dengan cara menyayat leher korban. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (26/2) di area parkir mobil E4 Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Alexander Yurikho mengatakan, alasan pelaku melakukan penikaman kepada korban lantaran merasa terancam.

"(Penyebab pelaku menyayat leher korban) karena merasa terancam," katanya saat dihubungi merdeka.com, Senin (1/3).

Kini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan atau observasi kejiwaan oleh petugas medis dari RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan. Untuk hasilnya sendiri, baru akan keluar sepekan ke depan.

"Sekarang pelaku sedang diobservasi, biarkan proses berjalan. (Hasil keluar) Tentative satu minggu," ujarnya.

Untuk kondisi korban sendiri, kata Yurikho, sudah mulai membaik dan sadar usai mendapatkan perawatan medis.

"(Kondisi korban) membaik dan sadar," pungkasnya.

Sebelumnya, Kisah tragis dialami perawat Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Yayasan Dhira Suman Tritoha, Serang, Banten, atas nama Deri Winanto (32), yang mengalami luka sayatan pisau cukur yang dilakukan bekas pasiennya RA di kawasan Terminal 2 Bandara Soekarno - Hatta, pada Jumat (26/2) dini hari lalu.

Korban atas penganiayaan yang dilakukan pelaku, terpaksa dilarikan ke RS Ciputra, Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Kota Bandara Soekarno - Hatta, Kompol Alexander menjelaskan, aksi kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan RA itu, bermula ketika orang tua pelaku bersama korban hendak menjemput RA, di Terminal 2 Bandara Soekarno - Hatta, pada Jumat dini hari kemarin.

"Setibanya di Parkir Terminal 2 Bandara Soetta sekira pukul 00.55 WIB, korban bertemu pelaku dan secara tiba-tiba pelaku menyayat leher korban sebelah kiri, menggunakan pisau cukur," jelas Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander dikonfirmasi, Sabtu (27/2/2021).

Akibat sayatan benda tajam yang mengenai leher korban itu, sang perawat sampai saat ini masih menjalani pengobatan di RS Ciputra.

"Korban mengalami pendarahan, sekarang keadaan korban sudah stabil dengan luka luar," jelas Alex.

Sedangkan untuk RA, saat ini dilakukan pemeriksaan dan observasi kejiwaan di RSJ Soeharto Heerdjan, Jakarta.

Alex menuturkan, dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa pelaku RA, sebelumnya pernah dirawat di Pusat Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkotika Yayasan Dhira Suman Tritoha di Serang, Banten.

"Sementara kami melakukan pembantaran penahanan tersangka ke RS Jiwa Dr Soeharto Heerdjan Jakarta, untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan kejiwaan yang bersangkutan. Kita masih menunggu hasil observasi dari RSJ," jelas dia. (mdk/fik)

Baca juga:
Dua Pemuda di Duren Sawit Dibacok, Satu Orang Meninggal Dunia
Polisi Amankan 9 Tersangka Kasus Penganiayaan di Solo
Polisi Periksa Kejiwaan Penusuk Anggota TNI di Jakarta Timur
Agus Ditikam Warga Satu Kampung Gara-gara Dituding Tolak Tambang Batu Bara di Kukar
Gara-Gara Password HP, Pemuda di Bontang Aniaya Mantan Pacar

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami