Merawat Toleransi agar Tercipta Harmoni di Masyarakat

Merawat Toleransi agar Tercipta Harmoni di Masyarakat
Keberagaman Indonesia di Paviliun Indonesia. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar
NEWS | 9 September 2021 16:41 Reporter : Didi Syafirdi

Merdeka.com - Indonesia merupakan negara kaya keragaman. Untuk itu toleransi antar-sesama harus terus dirawat agar bisa hidup berdampingan dan saling menghormati.

"Kita harus lebih banyak bersyukur di tengah beragamnya suku, agama, ras, bahasa, budaya dimiliki bangsa ini, kita ini masih dalam kondisi sangat harmoni," ujar Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati dalam keterangannya, Kamis (9/9).

Devie melanjutkan, bahwasanya masyarakat dapat belajar dari kondisi negara lain di Timur Tengah yang memiliki kesamaan sejarah, juga bahasa, namun berada dalam konflik berkepanjangan.

"Untuk bisa memahami bagaimana hidup dalam perbedaan, kita memang harus membiasakan diri hidup bersama dengan orang-orang yang berbeda," tuturnya.

Mengingat sejak 2020 lalu, seluruh negara di dunia dilanda pandemi Covid-19 yang memaksa masyarakat untuk tidak berkegiatan di luar. Menurutnya, kondisi ini bisa membuat masyarakat menjadi sensitif dan sukar menerima perbedaan karena larut dalam pergaulan homogen di ruang digital.

"Perlu belajar terus untuk mengenal dan saling menerima perbedaan itu. Karena ketika sudah bertemu dengan orang yang berbeda, tetapi tidak berusaha memahami tentunya keharmonisan sulit tercapai," katanya.

Dia menyampaikan, untuk memahami perbedaan tidak cukup hanya melalui teori semata, namun perlu dipraktikkan salah satunya dengan membiasakan diri bertemu, berinteraksi dan berada dalam lingkungan orang berbeda-beda. Sehingga akan memiliki pengalaman untuk mengenali dan memahami indahnya perbedaan.

"Jadi tahapannya ialah 4P, agar masyarakat bisa toleran dengan perbedaan. Pertama enggak cukup hanya lewat pengetahuan, tapi juga harus punya pengalaman sehingga kemudian punya pemahaman. Sehingga ujungnya adalah 'P' yang terakhir, di mana anda memiliki penerimaan terhadap perbedaan yang ada," jelasnya.

Terakhir, Devie berpesan kepada seluruh masyarakat kunci dari kemajuan bangsa ialah kemampuan berdamai dengan realitas sosial, bahwa kita dianugerahi 'surga' perbedaan yang akan menjadi kunci memimpin peradaban dunia.

"Toleransi secara sederhana ialah kita berupaya memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan oleh orang lain," tandasnya.

(mdk/did)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami