Metro Tv Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Editor Yodi Prabowo

Metro Tv Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Editor Yodi Prabowo
PERISTIWA | 10 Juli 2020 18:09 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Yodi Prabowo (26) ditemukan tidak bernyawa di samping tembok Jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ia ditemukan oleh warga sekitar pada Jumat (10/7) sekitar pukul 11.45 Wib.

Yodi diketahui merupakan karyawan Metro Tv yang sudah bergabung sejak 15 Desember 2015 lalu. Dalam stasiun televisi swasta tersebut, ia bertugas sebagai editor.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Keluarga besar Metro TV sangat berduka atas berpulangnya Yodi Prabowo, karyawan Metro TV yang telah bergabung sejak 15 Desember 2015," kata News Director Metro Tv Arief Suditomo dalam keterangannya, Jumat (10/7).

Dalam kasus ini, ia ingin agar aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tewasnya Yodi tersebut.

"Kami memohon kepada pihak kepolisian untuk segera menuntaskan penyidikan, sehingga kami dapat menemukan titik terang atas kejadian ini," ujarnya.

Dengan meninggal Yodi tersebut, ia berdoa agar keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan.

"Semoga almarhum Yodi Prabowo mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Kami juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Metro TV tidak hanya akan mengenang Yodi dalam doa, namun juga akan memperjuangkan keadilan untuk almarhum," ungkapnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Metro Tv Don Bosco Selamun menjelaskan, Yodi terakhir masuk kerja pada Selasa (7/9) lalu. Saat itu, ia mulai masuk pada pukul 15.00 Wib sampai pukul 22.27 Wib atau shift empat.

"Setelah itu enggak masuk kerja lagi, tanpa kabar, dan biasanya kalau enggak masuk selalu konfirmasi," ujar Don Bosco.

Kini, jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan otopsi. "Tim Metro Tv membawa jenazah ke RS Polri Kramatjati untuk diotopsi. Agar sebab-sebab kematiannya bisa diketahui," ujarnya.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi setelah Yodi pulang dari kantor pada malam hari.

"Dia justru masuk kantor Senin dan Selasa. Kejadiannya setelah Yodi pulang dari kantor malam harinya," jelasnya.

Dengan adanya kasus ini, ia ingin agar aparat kepolisian dapat mengungkap dan mengusut terkait tewasnya Yodi tersebut.

"Selanjutnya kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas siapa pelaku, jika kematiannya disebabkan oleh pembunuhan, penganiayaan atau bentuk kekerasan lainnya," tutup Don Bosco.

Kronologi Jasad Ditemukan

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Iptu Fajrul, mengatakan jasad Yodi ditemukan siang tadi pukul 11.45 Wib. Sejumlah saksi lebih dulu melihat motor terparkir di sebuah warung bensin dengan keadaan mesin dingin tetapi tak terlihat ada pemiliknya. Motor itu ada di lokasi pada Rabu (8/7) dini hari pukul 2 malam.

"Saksi 2 memanggil saksi 1 untuk menghubungi pihak Polsek Pesanggrahan Jakarta Selatan untuk membawa motor korban ke Polsek Pesanggrahan," kata Fajrul saat dikonfirmasi, Jumat (10/7).

Selang dua hari berikutnya, salah satu saksi mendapatkan informasi dari tiga orang anak kecil yang sedang bermain layang-layang menemukan jenazah korban di pinggir jalan tol tersebut.

"Pada, Jumat 10 Juli 2020 Pukul 11.00 Wib saksi 1 di beritahu 3 anak kecil yang bermain layangan di pinggir TOL JORR bahwa ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak," ujarnya.

"Langsung saksi 1 bergegas melihat tempat tersebut untuk memastikan dan setelah melihat kebenarannya saksi 1 menghubungi Polsek Pesanggrahan untuk ditindak lanjuti," sambungnya.

Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi dan diduga milik korban yakni KTP, NPWP, ATM Mandiri, Motor Beat warna putih nomor polisi B 6750 WHC, 3 STNK, uang Rp 40 ribu, helm, jaket serta tas.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengatakan, ditemukan sejumlah luka tusuk pada tubuh korban. Hal ini diketahui setelah pihaknya melakukan pemeriksaan sementara atas kasus tersebut.

"Hasil pemeriksaan sementara ditemukan luka tusukan pada tubuh korban, ada dugaan korban pembunuhan, tapi masih kami dalami lagi. Korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati," kata Irwan saat dikonfirmasi, Jumat (10/7).

Tak hanya menemukan luka tusukan pada tubuh korban, polisi juga menemukan dan mengamankan satu buah pisau di lokasi kejadian tersebut. Dalam kasus ini, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi dan pihak keluarga korban.

"Ada satu pisau yang kami amankan, saat ini sedang diidentifikasi lebih lanjut. Dari keterangan saksi, sudah tiga hari (tak ada kabar)," ujarnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Jasad Pria di Samping Tol Ulujami Editor Metro Tv, Ini Kronologi Penemuan Mayatnya
Editor Metro TV Ditemukan Tewas di Ulujami, Diduga Kuat Korban Pembunuhan
Mayat Pria Berjaket Hijau Ditemukan di Samping Tembok Tol Ulujami
Warga Temukan Mayat Guru SD Cium Bau Tak Sedap, Dikira Bangkai Cicak
Buntut Pendaki Meninggal, Polisi Minta Hanya 100 Orang Diizinkan Mendaki Gunung Lawu
Pembunuh Remaja Putri di Kamar Hotel Palembang Diringkus

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami