Mimpi lurah cantik ini ingin percantik kampung kumuh di Bandung

PERISTIWA | 30 Agustus 2014 07:15 Reporter : Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Sejak menjabat sebagai lurah Sadang Serang, Kota Bandung, Juli 2013 silam, banyak mimpi yang ingin dikejar Ratna Rahayu Pitriyati (31). Kepribadiannya yang pekerja keras membuat dirinya 'gerah' jika lurah hanya sebatas melayani dan mengurus administrasi dan duduk manis di kantor.

Apalagi urusan administrasi yang menerapkan e-kelurahan sudah serba mudah. E-Kelurahan sendiri merupakan aplikasi untuk proses operasional dan administrasi kelurahan seperti ; pembuatan surat keterangan, pendataan penduduk, potensi daerah dan arsip.

Lurah cantik ini dikenal sebagai sosok yang memang kerap turun ke lapangan. Dari situ ternyata dirinya bisa bersentuhan dengan masyarakat. Memiliki 26 ribu warga dalam satu kelurahan bukanlah hal mudah.

"Saya ingin bangun kawasan kumuh di Sadang Serang ini menjadi tertata. Toh, kalau di Jakarta ada Kampung Deret, kenapa di sini enggak ada Kampung Sadang Serang," tutur Ratna kepada merdeka.com. Dari Sadang Serang dia ingin mewujudkan Bandung Juara seperti jargon yang selalu diserukan Wali Kota Ridwan Kamil.

Menurut dia, Sadang Serang adalah kewilayahan yang diberi anugerah. Sebab dalam satu daerah berbagai sarana dan prasarana sudah tersedia. Hanya saja bagaimana, pemimpinnya bisa menata kawasan dengan baik.

"Kita ingin revitalisasi kawasan kumuh di RW 15. Nanti saya akan petakan sarana prasarana dasar yang harus dibenahi. Ini anugerah karena dalam satu kelurahan kita dianugerahi berbagai sarana seperti terminal, pasar, rusunawa sehingga harus ada perhatian khusus sehingga menjadi kawasan cantik," ujarnya.

Bukan tidak mungkin ke depan, kawasan Sadang Serang menurutnya bisa menjadi kawasan Alun-alun Bandung Utara. "Yang penting sekarang kita bekerja, kerja dan yang memberikan penilaian biar orang lain," jelasnya.

Lurah cantik di Bandung mengaku terinspirasi kepemimpinan Risma

Ratna Rahayu, lurah cantik dari Sadang Serang Bandung

(mdk/has)