Minim Informasi, Polda Bali Sulit Tangkap Bule Pembuat Video Porno

Minim Informasi, Polda Bali Sulit Tangkap Bule Pembuat Video Porno
Ilustrasi video porno dan pasangan mesum. ©2013 Merdeka.com/shutterstock
PERISTIWA | 14 Juni 2021 15:37 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Kasubdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP I Gusti Ayu Putu Suinaci menyampaikan, bahwa dua warga negara asing (WNA) dan perempuan lokal yang ikut membuat video porno di salah satu vila hingga kini belum bisa diketahui identitasnya.

"Itu orangnya keluar negeri dan kita tidak tahu yang dua (bule buron) itu apakah sudah keluar negeri atau masih di Indonesia. Soalnya namanya tidak lengkap, jadi sulit (dicari) oleh Imigrasi," kata AKBP Suinaci saat dihubungi, Senin (14/6).

Ia menerangkan, bila para bule itu sudah kembali ke negaranya, tentu bukan ranah kepolisian Polda Bali lagi untuk menelusuri ke negara mereka.

"Kalau (pengejaran) ke negaranya tidak. Dia tidak masuk pidananya kita kalau sudah ke negaranya dia," imbuhnya.

Ia juga menyebutkan, video porno itu diposting setelah mereka berada di negara asalnya. Dan kemungkinan, dua bule yang masih buron juga ada di negara asalnya. Sementara baru dua bule yang diketahui pulang ke negaranya yaitu Kevin dan Celine.

"Dia mempostingnya setelah ada di negaranya. Kalau memang dia sama-sama tanggal 6 (Mei) sampai tanggal 8, berangkat ke luar negeri. Sedangkan, postingannya tanggal 9, itu berarti kemungkinan sudah tidak di Indonesia," jelasnya.

"Kemungkinan (ke luar negeri) karena yang ketahuan baru dua. Tidak pasti, apakah (mereka) memang sama-sama penerbangannya, apa tidak," tambahnya.

Sementara, untuk warga lokal yang ikut berperan dalam video tersebut juga belum diketahui keberadaannya karena identitas dan akun media seluruhnya belum diketahui. Sementara akun yang memposting video tersebut hanya milik Kevin.

"Itu juga kita tidak tahu akunnya apa dan belum kita temukan. Pokoknya minim info kita, karena kalau identitas kita tidak temukan, kita awalnya berangkat dari situ penyelidikan. Kalau akunnya kan cuma satu saja si Kelvin. Cuman itu yang kita temukan," jelasnya.

Sementara, untuk pemilik diketahui adalah warga Perancis dan belum bisa dimintai keterangan karena berada di negaranya. Sementara para bule tersebut memesan vila lewat aplikasi online.

"Pemilik vilanya di Perancis. Dan (mereka) memesannya secara online bayarnya. Jadi di sini hanya karyawan saja yang kita interogasi kemarin," ujar Suinaci. (mdk/cob)

Baca juga:
Kasus Video Bule Pesta Seks di Bali, Kemenkum HAM akan Panggil Pemilik Vila
Polisi Kesulitan Indentifikasi WNI dan Bule Bikin Video Pesta Seks di Bali
Bule Pembuat Video Porno di Bali Ditangkal Masuk Indonesia
Bule Gelar Pesta Seks di Bali Diduga Pakai Nama Samaran
Polisi Menduga Lokasi Bule Pesta Seks Berada di Vila Kawasan Umabas Kerobokan
Imigrasi Bali Kejar WNA Diduga Gelar Pesta Seks di Sebuah Villa

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami