Minta Dihitung dengan Rinci, Menpora Tidak Ingin Ada Korupsi di Piala Dunia U-20

Minta Dihitung dengan Rinci, Menpora Tidak Ingin Ada Korupsi di Piala Dunia U-20
PERISTIWA | 2 Juli 2020 20:49 Reporter : Bagus Suryadinata

Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta anggaran untuk perhelatan Piala Dunia U-20 dihitung dengan benar. Bahkan ia tak mau dalam penghitungan secara asal dan ada yang mencoba berani untuk korupsi.

Memang Amali yang juga menjabat sebagai Ketua INAFOC atau Penyelenggara Piala Dunia U-20 tahun 2021 belum merinci akan anggaran yang dibutuhkan. Dia ingin sangat hati-hati dalam penggunaan anggaran nanti.

"Secara pastinya belum. Tapi sudah disanggupi oleh Kementerian Keuangan untuk menyiapkan anggaran dan kami tunggu. Karena rapat juga baru, jadi kami belum ajukan anggaran," ucap Amali.

Tidak hanya itu, Amali mengingatkan agar anggaran dihitung secara akurat. Bahkan Dia menekankan jangan sampai ada penyelewengan dana nantinya.

"Kami harus merinci seakurat mungkin untuk penggunaan dana ini, angkanya juga harus presisi, tidak boleh ada penyelewengan dalam anggaran dana tersebut," tegas Amali.

Memang untuk kebutuhan Timnas Indonesia, Amali sudah menerima proposal dari PSSI. Yakni dibutuhkan dana sebesar 107 miliar. Menteri asal Gorontalo ini pun mencoba mempelajari lebih lanjut proposal tersebut.

"Sedang kami review. Apalagi ada perubahan ketika ada pandemi COVID-19. Setelah adanya pandemi ini tentu akan ada perubahan, kita sedang menunggu sambil jalan," pungkasnya. (mdk/hrs)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami