Minta sidang ditunda, pengacara Novel Baswedan disemprot hakim

PERISTIWA | 8 Juni 2015 14:55 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan dua gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hari ini, gugatan kedua Novel terkait penggeledahan dan penyitaan disidang untuk pertama kalinya dipimpin hakim tunggal Dahmi Wirda.

Di awal persidangan, salah satu kuasa Novel Baswedan, Uli Parulian Sihombing, meminta sidang hari ini ditunda karena ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Mendengar permintaan itu, hakim Dahmi langsung menegur tim kuasa hukum Novel yang dinilai tak siap menghadapi sidang.

"Saudara mau perang seharusnya sudah siap. Kedua belah pihak harus tahu bahwa sidang praperadilan ini sifatnya terbatas," kata Dahmi di ruang sidang empat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (8/6).

Uli coba menjelaskan alasan pihaknya melakukan penundaan. Menurutnya ada beberapa hal yang bersifat prinsipil harus diubah dalam berkas permohonan.

"Kalau yang diubah sifatnya prinsipil, sebaiknya saudara cabut permohonannya dan ajukan permohonan baru," ujar Dahmi.

Uli kemudian meralat ucapannya. "Bukan prinsip Yang Mulia, tapi ada soal kronologi," jawabnya.

Sebelum diputuskan untuk melanjutkan sidang besok, hakim Dahmi mulanya menawarkan agar perbaikan tersebut dilakukan hari ini, sehingga proses persidangan cukup diskors hingga sore hari. Namun penawaran itu ditolak oleh Uli.

Seusai persidangan, Uli pun membantah jika pihaknya belum siap menghadapi sidang perdana ini. Menurutnya, pihaknya baru mendapat undangan persidangan dari PN Jaksel pada Kamis (4/6) lalu.

"Dalam undangan itu kan juga dilampirkan berkas gugatan, saat kami baca kembali, ternyata ada beberapa redaksional yang harus kami perbaiki," pungkasnya. (mdk/lia)

Baca juga:

Pengacara sebut penggeledahan rumah Novel oleh polisi ilegal

Sidang perdana praperadilan kedua Novel Baswedan ditunda

Klaim bukti kuat, kubu Novel yakin penahanan & penangkapan tidak sah

Novel Baswedan: Saya dapat teguran keras bukan penahanan

MK diminta untuk dalami bukti kriminalisasi pada pimpinan KPK

Praperadilan Novel soal penggeledahan dan penyitaan digelar hari ini

Novel Baswedan bakal permasalahkan penyitaan barang oleh Bareskrim

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.