Misteri Pelaku Bertopeng Bantai Satu Keluarga di Banten

PERISTIWA | 15 Agustus 2019 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Kasus pembunuhan satu keluarga di Banten masih terus didalami. Polisi masih terus mencari pelaku dari keterangan para saksi. Kejadian tersebut berada di Kampung Gegeneng Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Selasa (13/8).

Berikut sadisnya pembunuhan di Banten yang dilakukan dua pelaku hingga menghabisi satu keluarga:

1 dari 3 halaman

Pelaku Ada Dua dan Bertopeng

Salah satu korban selamat Siti Sadiah (24) menyebut pelaku ada dua dan menggunakan penutup muka. Para pelaku datang dan mengetuk rumah korban. Kemudian pelaku menyabetkan pisau ke arah korban. Kejadian tersebut diperkirakan pukul 02.00 wib.

"(Pelaku) dua orang. Menggunakan topeng kupluk. Kemungkinan jam 2 pagi. Pintu diketok (pelaku), (pintu) dibuka (Siti Saidah), pisaunya langsung mengenai bibir korban istrinya," terangnya.

2 dari 3 halaman

Sudah Direncanakan

Diduga dua pelaku bertopeng sudah merencanakan perbuatannya. Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi menjelaskan pelaku datang dan mengetuk pintu rumah korban. Bahkan korban sempat berbicara dengan pelaku.

Salah satu korban selamat Siti Sadiah (24) menjelaskan saat pintu dibuka, pelaku langsung menyabet sebilah pisau ke kepala korban Rustadi (33). Sebelum tewas, suami Siti itu sempat melawan dan terjadi perkelahian di ruang keluarga.

"Ya menurut saksi korban, istrinya itu sempat bicara sedikit beliau menyampaikan pelaku mengetuk pintu masuk menggunakan penutup muka. Sudah dipastikan bahwa merupakan pembunuhan berencana," kata Firman.

3 dari 3 halaman

Sempat Membela Diri

Pelaku mendatangi rumah korban pukul 2 pagi dan langsung mengetuk pintu rumah. Siti Saidah, salah satu korban selamat, langsung membuka pintu. Sempat berbincang dengan pelaku, namun tiba-tiba pelaku menusukkan pisau ke punggung Siti.

Siti kemudian berteriak hingga suaminya, Rustiadi terbangun. Sedangkan sang anak yang diduga menangis, dihabisi nyawanya oleh pelaku. Begitu pula kepada Rustiadi.

Dugaan sementara, Rustiadi dan Siti sempat membela diri dan bertarung dengan kedua pelaku. Salah satu pelaku diduga terluka. Hal ini terlihat dengan adanya jejak darah di luar rumah korban.

"Menurut saksi, sempat terjadi pertarungan. Di dalam rumah terdapat kotoran tinja, itu kemungkinan milik korban. Kemungkinan dicekik. Ada bercak darah di luar rumah, kemungkinan darah pelaku," kataKapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi.

(mdk/has)