Mobil Perampok Toko Emas di Balaraja Sempat Dilempari Batu Hingga Kaca Pecah

PERISTIWA | 15 Juni 2019 15:25 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Komplotan perampok bersenjata api dan senjata tajam menggondol 6 kilogram emas senilai Rp1,6 miliar dari toko emas Permata di Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/6) pagi. Polisi masih melakukan pengejaran, terhadap komplotan yang diduga menggunakan mobil minibus tersebut.

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif berjanji meringkus pelaku dalam waktu singkat. Saat ini, anggota kepolisian sedang mendalami bukti-bukti dan keterangan saksi termasuk rekaman kamera CCTV.

"Kami minta doanya, kami usahakan hanya dalam waktu singkat para pelaku sudah kami tangkap," ujar Sabilul saat olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (15/6).

Dia menjelaskan, warga sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun tidak berhasil menangkap mereka.

"Mobil pelaku sempat dilempari batu oleh warga sekitar dan saksi menyatakan kaca belakang mobil jenis avanza warna putih itu pecah," terang Sabilul.

Dia menuturkan, peristiwa perampokan itu terjadi saat toko melayani pelanggan. Tiba-tiba datang dua pria mengendarai mobil mengenakan masker atau penutup wajah.

"Keduanya juga memakai topi dan menenteng senjata tajam samurai," kata Sabilul.

Selain senjata samurai, pelaku juga diketahui membawa senjata laras pendek. Namun belum dapat dipastikan senjata yang dibawa asli atau hanya imitasi.

Baca juga:
Toko Emas di Balaraja Dirampok Pria Bersenpi, Kerugian Ditaksir Rp 1,6 Miliar
Komplotan Bersenjata Api dan Pedang Rampok Toko Emas di Balaraja
Kantongi Identitas Pelaku, 3 Tim Polisi Buru Perampok Toko Emas di Balaraja
Toko Emas di Balaraja Dirampok Pria Bersenpi, Kerugian Ditaksir Rp 1,6 Miliar

(mdk/noe)