Modal Pistol Rakitan, Mantan Polisi dan Guru Honorer Rampok Warga di Sumsel

Modal Pistol Rakitan, Mantan Polisi dan Guru Honorer Rampok Warga di Sumsel
Pecatan polisi dan guru honorer peras warga. ©2020 Merdeka.com/irwanto djasman
PERISTIWA | 26 Februari 2020 21:02 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Bermodal senjata api rakitan dan borgol, lima kawanan melakukan perampokan dan pemerasan terhadap sejumlah warga di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Tiga pelaku ditangkap polisi, satu diantaranya ditembak karena melawan petugas.

Para pelaku adalah Endang Saputra (36) yang merupakan pecatan polisi, Angga Afriansyah (24) seorang guru honorer, dan Rian Hidayat alias Mex (29) tukang ojek. Endang menjalani perawatan di rumah sakit karena ditembak polisi.

Para tersangka telah beraksi tujuh kali selama dua tahun terakhir dan meraup puluhan juta dari korbannya. Terakhir, mereka memeras sopir truk saat melintas di Jalan Lintas Timur, Desa Tanjung Agas, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera, 17 Februari 2020.

Setiap beraksi, mereka membawa mobil beragam jenis dan warna agar tidak dicurigai. Kawanan ini biasanya turun ke jalan pada malam hari.

Pada aksi terakhir, mereka menodong sopir truk memuat buah rute Padang-Pekanbaru-Jakarta. Bermodal borgol dan senjata api rakitan, mereka menakuti korban membawa ke Polda Sumsel karena membawa barang-barang ilegal.

Korban yang terancam menuruti saja kemauan para pelaku. Mereka pun mengarah ke Palembang. Tetapi dalam perjalanan, korban dimintai uang oleh para pelaku agar kasusnya tidak diteruskan.

Tersangka Rian mengaku diajak Endang yang merupakan pecatan polisi. Endang mengatur strategi, lokasi dan korban yang dipilih.

"Sudah tujuh kali, semuanya diajak Endang, dia mantan polisi yang dipecat, dia pimpinan kami," ungkap tersangka Rian di Mapolda Sumsel, Rabu (26/2).

Baca Selanjutnya: Dikatakan mereka juga kerap melukai...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami