Modus Investasi Forex, Panji Tipu Rekan Kerja Rp15 Miliar

Modus Investasi Forex, Panji Tipu Rekan Kerja Rp15 Miliar
Barang Bukti Kasus Penipuan Karyawan Bank Jatim. ©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes
PERISTIWA | 25 November 2020 22:05 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Nekat menipu mantan rekan kerja sebesar Rp15 miliar, seorang pria di Sidoarjo dicokok polisi. Modusnya, investasi jual beli mata uang asing atau forex dengan janji keuntungan yang menggiurkan.

Adalah pria bernama Panji (39) warga Perumahan Citra Garden Sidoarjo, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, kasus ini berhasil diungkap setelah adanya laporan dari korban pada 18 Agustus 2020 lalu.

"Ada satu korban yang melaporkan dia sekaligus mewakili 20 orang yang menjadi korban. Total investasi yang masuk sebesar Rp15 miliar. Namun jumlah investasi per orang beragam," ungkapnya, Rabu (25/11).

Ia mengatakan, berdasar keterangan dari korban bahwa waktu kejadian beragam. Ada yang mulai 2017 sampai periode 2018. Praktik ini berkembang tak lain karena kepercayaan dari para korban terhadap pelaku yang tak lain adalah rekan dekat ketika masih berstatus sebagai karyawan di Bank Jatim.

Dari itu, pelaku pun menawarkan korban agar mau melakukan investasi. "Produk investasinya adalah jual beli mata uang asing dengan keuntungan yang dijanjikan 5-6 persen. Namun, sampai sekarang korban ini tidak pernah mendapatkan sepeserpun keuntungan," ujarnya.

Justru hasil investasi yang didapat digunakan untuk membeli aset yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Seperti rumah di Perumahan Citra Garden Sidoarjo, kemudian mobil sedan BMW, kemudian mobil SUV BMW, lalu sepeda motor Honda Scoopy, dan lain sebagainya.

Atas kasus ini, Panji dijerat Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dana atau Penggelapan dengan ancaman maksimal empat tahun.

"Meski sudah ditetapkan satu tersangka, namun penyidikan terus berjalan karena dimungkinkan ada tersangka lain," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu korban berinisial MER mengaku, sudah menyetorkan sejumlah uang pada tersangka. Namun, selama setahun berinvestasi, keuntungan yang dijanjikan pun tak kunjung dibayarkan sesuai dengan perjanjian.

"Sudah setahun lalu. Tapi tidak ada keuntungan yang dibayarkan," tegasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Buron 4 Bulan, Tersangka Kasus Penipuan Berkedok Paket Kurban Ditangkap Polisi
Menyusul Bos, Empat Karyawan MeMiles Juga Dibebaskan Hakim
Bos Memiles Dibebaskan Hakim, 4 Anak Buahnya Dituntut 5 Tahun Penjara
OJK Ingatkan Enggan Melek Keuangan Rentan Jatuh Miskin
CEO Jouska Sebut Tak Pernah Sarankan Klien Beli Saham LUCK

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami