Modus Pelaku Sodomi di Kupang, Meminjami HP dan Ajak Pesta Miras

Modus Pelaku Sodomi di Kupang, Meminjami HP dan Ajak Pesta Miras
PERISTIWA | 11 Maret 2020 13:48 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan satu siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban sodomi oleh seorang buruh pelabuhan. Korban berinisial IKS (13) dan YAT (15) merupakan warga Kabupaten Kupang. Sementara korban JS (17) adalah warga Kota Kupang.

Ketiga pelajar memiliki cerita berbeda soal perbuatan pelaku FX. Korban IKS mengaku diajak pelaku pada akhir Februari lalu, saat itu pelaku mengajak dia ke rumah temannya di Tenau, Kelurahan Alak, Kota Kupang. Pelaku mengajak IKS ke kamar dan tidur bersama. Pelaku memberikan handphonenya kepada korban untuk bermain game.

"Waktu saya asyik bermain game ular, pelaku pegang kemaluan saya. Saya kaget jadi saya tepis tangannya tapi pelaku terus meraba kemaluan saya," ujarnya kepada wartawan, Kupang, Rabu (11/3).

Pelaku kemudian membuka paksa celana korban dan melakukan aksi sodomi. "Saya takut dan malu jadi saya tidak cerita ke orang tua," tambah IKS.

Nasib beruntung dialami korban YAT. Minggu (8/3) malam, pelaku mengajaknya tidur di kamar namun diawali minum miras bersama. Saat dalam kamar, pelaku menggerayangi korban dengan cara meremas kemaluannya.

"Pas dia pegang kemaluan, saya langsung memukul tangannya dan saya langsung melarikan diri, sehingga saya lolos dari perbuatan keji pelaku," jelasnya.

Perlakuan dan aksi sodomi paling parah dialami korban JS, siswa SMK itu diajak minum sopi hingga mabuk tidak sadarkan diri.

Senin (9/3) malam, pelaku FX mengajak korban JS jalan-jalan ke tempat tinggal kakak kandungnya di Tenau. Di rumah kakak pelaku, korban diajak menikmati satu botol minum keras jenis sopi.

Awalnya korban menolak ajakan pelaku, namun karena terus dipaksa, korban kemudian ikut menikmati sopi tersebut hingga mabuk.

Pelaku pun mengambil kesempatan itu dengan melucuti seluruh pakaian korban, dan langsung menyodomi.

Selasa (10/3) sekitar pukul 02.00 WITA, korban sadar dan mendapati dia dalam keadaan bugil. Di sampingnya ada pelaku FX.
Korban JS menanyakan alasan ia bugil, namun dengan enteng pelaku menjawab kalau korban mabuk.

Korban JS merasakan perih dan sakit pada dubur. Korban kemudian ke toilet untuk memeriksa dan mendapatkan duburnya mengalami luka lecet.

Korban JS kemudian pulang ke rumah dan mengadukan kepada orang tuanya lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Alak.

Ketiga korban mengaku mengenal pelaku yang juga buruh kontainer dari rekan mereka. "Pelaku orangnya baik dan sopan jadi kami tidak curiga. Kami ikut saja kalau pelaku ajak ke rumahnya dan menawarkan tidur di kamarnya," tambah korban JS.

Kini FX ditahan polisi, usai diperiksa penyidik perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polsek Alak.

Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra, mengakui kalau pelaku masih diperiksa intensif. "Kita amankan pelaku sejak Selasa (10/3) dan setelah 1x24 jam status (pelaku) menjadi tahanan Polsek Alak," tandas mantan Kasat Reskrim Polres Ngada itu, Rabu (11/3). (mdk/cob)

Baca juga:
Diajak Mabuk, Dua Pelajar di Kupang Disodomi Buruh Pelabuhan
Kemendikbud Kecam Pelecehan Seksual Dilakukan Pelatih Pramuka di Jatim
Iming-imingi Internet dan Minuman, Pelatih Pramuka Sodomi Siswa di Sekolah
Cabuli Belasan Anak, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diringkus Polisi
Predator Anak di Cirebon Diciduk, Korban Mencapai 11 Orang
Fakta-fakta Bocah di Kalteng Disodomi Lalu Dipenggal Hingga Tewas

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5