Modus Teror Sperma di Tasikmalaya Terungkap, Pelaku Awalnya Ajak Bicara Korban

PERISTIWA | 20 November 2019 12:04 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota memeriksa tersangka kasus teror sperma di Jalanan Kota Tasikmalaya, SN (25). Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif SN melakukan hal tersebut adalah untuk mencari kepuasan diri.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto menyebut bahwa tersangka SN mengaku bahwa kegiatan tersebut dilakukannya secara spontan.

"Jadi tersangka spontan mencari kepuasan diri sendiri dengan menyasar orang yang menarik baginya, lalu didekati, diajak bicara, dan melakukan pelecehan," ujarnya, Rabu (20/11).

Perilaku yang dilakukan SN, kata Kapolres, diketahui setelah dalam pemeriksaan bahwa tersangka sering mengakses konten pornografi melalui gawai miliknya.

"Kita berencana mendatangkan psikolog untuk memastikan kondisi kejiwaan tersangka. Kita masih dalami keterangan tersangka dan korban. Kita dalami keterlibatan tersangka dalam perkara lain," bebernya.

Sebelumnya, Polres Tasikmalaya Kota menetapkan SN (25) tersangka kasus pelecehan seksual. SN yang ditangkap Senin (18/11) lalu melakukan pelemparan sperma terhadap sejumlah perempuan.

Anom Karibianto mengatakan, kini polisi masih terus mendalami keterangan dari pelaku dan korban.

"Pelaku saat ini sudah kita tahan, namun keterangannya akan terus kita dalami, termasuk juga kita mintai korban yang melapor keterangannya. Untuk sementara barang bukti yang kita amankan adalah sepeda motor yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya," ujarnya, Selasa (19/11).

Baca juga:
Teror Sperma di Tasikmalaya Merupakan Fenomena Baru
Polisi Tetapkan Pelaku Pelemparan Sperma Tersangka Pelecehan Seksual
Tiga Kali Beraksi, Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya Mengaku Bercanda
Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya
Ditangkap, Pelaku Penyemprotan Sperma Sempat Akan Diamuk Warga
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelemparan Sperma di Tasikmalaya

(mdk/cob)