Moeldoko Minta Tak Saling Tuduh Sosok Dalang di Balik Tabloid Indonesia Barokah

PERISTIWA | 28 Januari 2019 12:39 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Moeldoko meyakini, aparat kepolisian bisa membongkar dalang di balik peredaran Tabloid Indonesia Barokah. Ini menanggapi pernyataan juru bicara Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade yang curiga keterlibatan anggota timses Jokowi-Ma'ruf Amin dalam pembuatan tabloid tersebut.

"Saya pikir polisi punya upaya untuk membongkar semuanya," kata Moeldoko di Gedung Sekretariat Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/1).

Moeldoko berharap tidak ada yang saling tuduh soal dalang Tabloid Indonesia Barokah. Dia juga meminta semua pihak menahan diri untuk tidak saling menyerang.

"Jadi serahkan kepada kepolisian karena nanti menjadi saling lempar-lemparan. Aparat penegak hukum harus melakukan langkah-langkah agar tidak ada kecurigaan yang berujung pada saling nggak sehat lah," ucapnya.

Juru bicara Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait siapa dalang di balik Tabloid Indonesia Barokah. Dia pun menangkap jejak digital dari Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Jokowi-Ma'ruf, Irfan Wahid atau lebih dikenal dengan nama Ipang Wahid.

"Ipang Wahid patut diduga terlibat dalam tabloid Indonesia Barokah," kata Andre saat dihubungi merdeka.com, Minggu (27/1).

Andre menjelaskan, indikasi keterlibatan Ipang Wahid yakni berdasarkan website Indonesia Barokah. Dia mengatakan, website itu saat ditelusuri berkaitan dengan Ipang Wahid.

"Website Indonesia Barokah dan Tabloid Indonesia Barokah memang dua hal yang berbeda, tapi website itu berisi video yang merupakan produksi dari Ipang Wahid, itu kalau website, kalau tabloid kita enggak tahu," jelas Andre.

Melalui akun Instagram miliknya, Ipang Wahid membantah tuduhan tim Prabowo.

"Terkait Tabloid Indonesia Barokah, DEMI ALLAH, saya tegaskan. BAHWA SAYA BUKAN PEMBUAT TABLOID INDONESIA BAROKAH," kata Ipang seperti dikutip merdeka.com, Senin (28/1).

"Saya juga tidak terlibat dalam bentuk apapun atas tabloid tersebut," imbuhnya.

Ipang melanjutkan, karena sifatnya yang terbuka, gerakan dan isi yang beragam itu mungkin saja ada sebagian menjadi multi tafsir.

"Tergantung kepentingannya. Tetapi secara substansi, sekali lagi seperti namanya, Indonesia Barokah, gerakan ini bertujuan untuk mendatangkan kebaikan bagi Indonesia. Demikian penjelasannya agar tidak menjadi fitnah," tuturnya.

Baca juga:
Moeldoko Sebut Tabloid Indonesia Barokah Rusak Demokrasi
Ini Alasan Ipang Wahid Tak Polisikan Kubu Prabowo
Ipang Wahid: Demi Allah Saya Bukan Pembuat Tabloid Indonesia Barokah
TKN Minta BPN Tak Asal Tuding Ipang Wahid Terlibat Tabloid Indonesia Barokah
Dewan Pers Belum Temukan Indikasi Fitnah dan Hoaks di Tabloid Indonesia Barokah
Fadli Zon Sebut Polisi Cuma Butuh 2 Jam Buat Ungkap Dalang Tabloid Indonesia Barokah

(mdk/noe)