Moeldoko Nilai Wajar Panglima Militer AS Temui Jenderal Andika Perkasa

Moeldoko Nilai Wajar Panglima Militer AS Temui Jenderal Andika Perkasa
Jenderal TNI Andika Perkasa terima kunjungan panglima militer AS. ©2022 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam
NEWS | 25 Juli 2022 14:52 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi pertemuan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS) Jenderal Mark A Milley. Pertemuan kedua panglima ini dilakukan jelang kunjungan Presiden Joko Widodo ke China.

Moeldoko mengatakan pertemuan kedua jenderal itu merupakan hal wajar. Pertemuan itu untuk memperkuat komunikasi antara kedua negara.

"Itu hal yang biasa, forum-forum people to people, pertemuan antarpanglima itu hal yang wajar karena di situ perlunya memperkuat komunikasi sehingga persahabatan itu dari waktu ke waktu semakin baik," katanya, Senin (25/7).

Menurut Moeldoko, kunjungan Panglima TNI ke negara lain sudah sering dilakukan. Tujuan kunjungan umumnya untuk bertukar pikiran.

"Itu biasa kita lakukan seperti agar negara lain juga paham bahwa Indonesia punya sikap dalam melihat situasi lingkungan seperti apa," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Kunjungan Panglima Militer AS

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat atau Panglima Angkatan Bersenjata, Jenderal Mark A Milley di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (24/7).

Kunjungan Mark A Milley kali ini merupakan yang pertama dalam 14 tahun terakhir. Kunjungan ini dalam rangka memperkuat kerja sama dengan TNI.

"Kedatangan ini setelah 14 tahun tidak melaksanakan kunjungan kerja ke Indonesia,” kata Andika dalam sambutannya.

Andika menilai kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat ini telah menggambarkan militer Indonesia menjadi salah satu yang diprioritaskan.

"Ini menunjukkan, menurut saya perhatian kita termasuk dalam institusi militer yang menurut kacamata beliau adalah juga prioritas. Jadi itu sesuatu yang bagi saya juga cukup berharga," ucapnya.

Kunjungan diawali dengan upacara kehormatan di lapangan Plaza Mabes TNI dengan peserta upacara terdiri dari pasukan Kostrad berjumlah 94 orang. Kemudian pasukan Korps Marinir TNI AL berjumlah 94 orang, dan dari Kopasgat TNI AU sebanyak 94 orang.

3 dari 3 halaman

Keliling Mabes TNI

Usai pelaksanaan upacara, Andika mengajak Milley keliling Mabes TNI, Mabes TNI AL, dan Mabes TNI AU dengan menggunakan kendaraan golf car. Sementara itu, Milley menyebut Indonesia adalah negara penting bagi AS, Asia Tenggara, Asia, dan seluruh dunia.

"Doktrin pertahanan pasific yang tahun ini digelar di Australia, dan saya merasa perlu untuk mengunjungi Jakarta untuk bertemu Jenderal Andika dan mengunjungi Indonesia untuk beberapa waktu. Indonesia adalah negara penting bagi AS, penting bagi Asia Tenggara dan penting bagi Asia dan negara penting bagi seluruh dunia," beber Milley.

Bahkan, dia menyebut pentingnya wilayah Indonesia bisa terlihat dari dua pertiga perdagangan internasional melewati wilayah pasifik dan sebagian besar datang lewat jalur laut di Indonesia. Dia berharap, US Army dan TNI dapat bahu-membahu dengan tujuan yang sama yaitu kebebasan.

"Salah satu kepentingan AS sebagai kekuatan di Pasifik adalah kami yakin kebebasan di Pasifik dan kami yakin itu juga kepentingan Indonesia," ungkap dia.

(mdk/tin)

Baca juga:
VIDEO: Ini Sosok Dokter F, Ahli Forensik TNI Terlibat Autopsi Ulang Brigadir J
14 Tahun Tak ke Indonesia, Panglima Tentara Amerika Temui Jenderal Andika, Ada Apa?
Amarah Panglima TNI Andika Meledak di Kasus Sertu Bayu, Pelaku Diduga Perwira
Panglima TNI akan Telusuri 6 Orang Diduga Intel Asing di Nunukan Kaltara
Jenderal Andika Terima Kunjungan Panglima Militer AS: Ini Pertama Dalam 14 Tahun
Foto Senjata-Senjata Militer Amerika yang Sempat Ditahan Bea Cukai

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini