Moeldoko Pastikan Satgas 115 yang Buru Illegal Fishing Tetap Dilanjutkan

PERISTIWA | 23 Januari 2020 21:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan, dirinya tengah berdiskusi dengan Menko Polhukam Mahfud Md mengenai keberadaan Satgas 115.

Perlu diketahui, Satgas 115 muncul di era Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk mengatasi penangkapan ikan secara ilegal atau ilegal fishing.

"Tadi bicara soal Satgas 115. Bagaimana menghadapi ilegal fishing, efektivitas Satgas itu seperti apa," kata Moeldoko di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (23/1).

Menurut dia, ini dilakukan mengingat akan ada regulasi yang dimasukan ke dalam Omnibus law terkait pengamanan laut. Namun, dirinya menepis Satgas 115 akan dibubarkan dalam waktu dekat.

"Sementara ini sampai perbaikan ke depan, itu akan tetap dilanjutkan. Tetapi sementara. Karena Satgas task force enggak boleh permanen, hanya sementara. Karena undang-undangnya belum ada. Sementara ini, akan tetap dijalankan dengan berbagai perbaikan," ungkap Moeldoko.

Menurut dia, selama ini selalu ada evaluasinya mengenai keberadaan Satgas tersebut. "Selama ini ada evaluasinya," tukasnya.

1 dari 1 halaman

Susi Harap Satgas 115 Tetap Ada

Sebelumnya, mantan menteri KKP Susi Pudjiastuti mengharapkan, Satgas 115 tetap berlanjut di periode pemerintahan selanjutnya. Sebab peran Satgas ini sangat penting bagi kedaulatan, keamanan, dan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

"Satgas 115 adalah yang pertama dibentuk Presiden dalam penanggulangan ilegal unreported unregulated fishing, yang terdiri dari angkatan laut, Bakamla, Kejaksaan agung, juga Pol Air," kata dia.

Dia menjelaskan Satgas 115 sangat efektif untuk koordinasi dan sinergi antar instansi penegak hukum dan pemerintah dalam menjaga kedaulatan sumber daya laut Indonesia. Dia pun meminta semua pihak yang terlibat dalam satgas 115 tetap berpegang teguh pada komitmen untuk mengawal wilayah laut dan SDA perikanan Indonesia.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
Presiden PKS Sebut Kapal Asing Boleh Ambil Ikan di Natuna Asal Izin
Kapal China yang Disita Karena Pencurian Ikan Tenggelam di Kupang
Susi Pudjiastuti Minta Presiden Jokowi Tangkap dan Musnahkan Kapal Pencuri Ikan
Prabowo: China Harus Izin Kalau Mau Eksploitasi Ikan dan Mineral di Natuna
Pencurian Ikan di Natuna, Jimly Sebut Penenggelaman Kapal Perlu Dijalankan Lagi
Klaim China Soal Laut Natuna Tak Berdasar, RI Tak Perlu Negosiasi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.