Moeldoko: Siapapun Nekat Korupsi Pasti akan Disikat Tanpa Pandang Bulu

Moeldoko: Siapapun Nekat Korupsi Pasti akan Disikat Tanpa Pandang Bulu
Moeldoko Kunjungi TMII. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 13 April 2021 10:27 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pemerintah sudah semakin memperkuat sistem pencegahan korupsi. Dia memperingatkan semua orang yang berani korupsi bakal disikat oleh aparat.

"Sistem pencegahan korupsi sudah semakin kita perkuat dari hulu ke hilir. Jadi bagi siapapun yang masih nekat pasti akan disikat tanpa pandang bulu," kata Moeldoko saat memberikan arahan dalam peluncuran aksi pencegahan korupsi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) 2021-2022 dalam akun YouTube KPK RI, Selasa (13/4).

Moeldoko menjelaskan saat ini sudah ada kemajuan yang dicapai dengan adanya Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) pada 2019-2020. Diantaranya sektor perizinan dan tata niaga layanan perizinan semakin cepat dan mengehemat waktu.

"Bansos pun semakin tepat sasaran, karena data di DKTS dan NIK sudah mencapai 88 persen dan ini sangat penting sekali," ungkapnya.

Sektor keuangan negara dan tata kelola negara pemerintah, diklaim Moeldoko, juga sudah semakin transparan dan akuntabel. Hal ini berkat diterapkannya E-Katalog lokal yang difokuskan pada 6 provinsi yaitu NTB, Jawa Barat, DKI Jakarta, Riau, Gorontalo, dan Aceh.

"E-Katalog lembaga pun terdapat di sektor PUPR, Kemenpan, Kemendikbud, serta perhubungan aksi ini akan kita terus dorong di semua instansi agar semakin efisien dan akuntabel," katanya.

Selanjutnya, kata Moeldoko, sektor penegakan hukum dan reformasi birokrasi juga terdapat kemajuan. Dia menjelaskan dengan adanya pengawasan sistem merit untuk mencegah adanya jual beli jabatan.

"Penguatan APIP untuk pengawasan internal, serta percepatan penerapan SPBE menjadi capaian yang harus dilakukan," tegas Moeldoko. (mdk/ray)

Baca juga:
Moeldoko Pastikan Tim Transisi Pengelolaan TMII Bekerja Transparan
Moeldoko Berkunjung ke TMII: Kita Harap Transisi Berjalan Lancar & Transparan
Moeldoko: TMII Dikelola Yayasan Harapan Kita Rugi Rp40-50 Miliar Per Tahun
Moeldoko Marah Ditanya soal Demokrat: Jangan Ikut-Ikutan Primitif!
Moeldoko Bantah Isu TMII akan Dikelola Yayasan Jokowi: Jangan Berpandangan Primitif

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami