Motif Bripka MAP Bunuh Diri Diduga Stres Sakit Pinggang Tak Kunjung Sembuh

Motif Bripka MAP Bunuh Diri Diduga Stres Sakit Pinggang Tak Kunjung Sembuh
PERISTIWA | 3 Juni 2020 14:59 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan Bripka MAP (36) di Dusun V, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (3/6). Personel Polsek Rambutan, Tebing Tinggi itu diduga nekat mengakhiri hidupnya karena stres akibat sakit pinggangnya tak kunjung sembuh.

"Hari ini kita sudah cek TKP, kita sudah kumpulkan saksi-saksi dan dimintai keterangan. Yang intinya dia (MAP) ini ada keluhan sakit di pinggang yang menahun. Barang kali sakit di pinggangnya itu membuat dia mungkin membuat dia stres. Sudah dicoba berobat ke rumah sakit dan tradisional ternyata tidak sembuh-sembuh," kata Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang.

Dia menjelaskan, MAP melakukan bunuh diri menggunakan senjata api. Tembakan diarahkan ke bagian dagunya.

Bripka MAP selama ini bertugas di Polsek Rambutan, Polres Tebing Tinggi. Dia pun tinggal di kota itu." Beliau ini punya satu istri dan dua anak yang masih kecil," jelas Robin.

Aksi bunuh diri dilakukan MAP di kamar rumah orang tuanya. Lokasi itu merupakan wilayah hukum Polres Sergai.

Seperti diberitakan, MAP menembak dagunya dengan pistol di rumah orang tuanya, Rabu (3/6) sekitar pukul 08.10 Wib. Aksi bunuh diri ini terjadi di depan adiknya, RNP (33).

Sang adik sempat berupaya membujuk abangnya agar mengurungkan niat. Namun MAP punya pilihan lain, dia menembak kepalanya sendiri. (mdk/rhm)

Baca juga:
Bripka MAP Bunuh Diri dengan Pistol di Depan Adiknya
Bintara Shabara Polda Sumut Lompat dari Fly Over
Penyalahgunaan Senjata Api Polri di Sumut, Mulai Tembak Istri hingga Adik Ipar
Polda Sumut Belum Tahu Motif Aiptu Pariadi Tembak Mati Istri Lalu Bunuh Diri
Cekcok Berdarah Polisi & Istri Berujung Penembakan Hingga Bunuh Diri
Polisi Ternate Diduga Bunuh Diri Gunakan Senjata Api Laras Pendek

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5